Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Peran Penting Eber Bessa, Lilipaly, & Privat Mbarga Dibalik 23 Gol Spaso, Ujian Sesungguhnya di AFC

Peran Penting Eber Bessa, Lilipaly, dan Privat Mbarga Dibalik 23 Gol Spaso, kembali Diuji Klub Asia Tenggara di Dipta

Tayang:
Penulis: Marianus Seran | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribunnews/Muhammad Nursina
Luapan kegembiraan striker Bali United, Ilija Spasojevic usai mencetak gol ke gawang Barito Putera pada laga BRI Liga 1 2021 pekan ke-18 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Minggu 9 Januari 2022. Tribunnews/Muhammad Nursina 

Laporan wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Lini depan Bali United moncer pada putaran kedua Liga 1 Indonesia 2021-2022. Serdadu Tridatu tak terkalahkan hingga akhirnya merengkuh gelar juara Liga 1 musim ini.

Sejarah bagi Pulau Dewata tercipta, karena Bali United mencetak back to back Champions Liga 1.

Ilija Spasojevic dkk dikalah Persebaya dengan skor 1-3 pada pekan ke - 33 setelah mengetahui telah juara sebelum kick off, Jumat 25 Maret 2022 di Stadion Ngurah Rai Denpasar Bali.

Meski Bali United kalah, mereka telah memastikan juara setelah meraih 72 poin pada pekan ke - 33. Serdadu Tridatu ditetapkan sebagai juara setelah Persib Bandung bermain seri kontra Persik Kediri.

Bali United mencetak dua gelar pada musim ini. Pertama kembali juara, kedua sepatu emas atau top skor berhasil diraih striker Ilija Spasojevic dengan 23 gol.

Baca juga: Pandemi Melandai, Kunjungan Wisman ke Bumi Lahar Mulai Terlihat

Baca juga: Jembrana mulai terapkan PTM 100 Persen, Bupati Pastikan Prokes Ditaati

Baca juga: Kegiatan Ramadhan di Masjid Ibnu Batutah Puja Mandala Nusa Dua Bali, Tafsir Quran Hingga Tadarusan

Spaso mengakui dibalik raihan top skor itu, ada peran semua pemain Bali United. Ini bukan kerja individual melainkan semua pemain.

Namun dibalik itu, ada peran para penyerang yang tak lelah memberi umpan matang untuk Spaso di setiap laga.

Apalagi striker naturalisasi ini seorang target man di kotak penalti lawan, bukan tipe striker penjelelajah. Ia butuh pelayanan dari winger ataupun gelandang.

Beberapa pemain di posisi serang yang paling menonjol memberi umpan untuk Spaso dan pemain lainnya di depan yakni Stefano Lilipaly lima asis, Privat Mbarga delapan asis, dan Eber Bessa tiga asis.

"Saya berkata kepada rekan-rekan bahwa gelar ini memang ditujukan untuk saya, tetapi saya merasa bahwa kita semua pantas untuk menerima gelar ini karena saya pasti tidak mampu mencapai gelar top skor ini sendirian dan ini adalah hasil kerja keras semua pemain,” kata Spaso kemarin.

Spaso mengakui sangat bergantung pada rekannya. Tugasnya berada di kotak penalti dan tidak butuh banyak bergerak mencari bola, tentu butuh suport dari pemain lain.

"Musim ini suplai bola kepada saya sangat luar biasa, jadi saya pikir rekan-rekan sangat membantu saya sebagai pemain yang bekerja di dalam kotak penalti dan tidak banyak bergerak," ujar Spaso.

"Jadi tugas saya di lapangan adalah menunggu bola di kotak penalti dan mengandalkan insting saya untuk mencetak gol," tambah eks Bhayangkara FC ini.

Spaso juga memuji kedalaman tim Bali United musim ini. Siapapun yang dipercaya bermain oleh pelatih selalu tampil 100 persen.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved