Berita Gianyar

12.500 KK di Gianyar Akan Terima Bantuan Minyak Goreng

Dalam waktu dekat, sebanyak 12.500 kepala keluarga (KK) kurang mampu di Kabupaten Gianyar, Bali akan menerima bantuan tunai pangan

Tribun Bali/Arini Valentya Chusni
Ilustrasi mnyak goreng - stok minyak goreng kemasan di sebuah swalayan di Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam waktu dekat, sebanyak 12.500 kepala keluarga (KK) kurang mampu di Kabupaten Gianyar, Bali akan menerima bantuan tunai pangan (BTP) atau sejenis Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam bentuk minyak goreng.

Bantuan tersebut merupakan respons pemerintah pusat terhadap tingginya harga minyak goreng.

Bantuan tersebut pun dipastikan akan diterima sebelum lebaran.

Dalam penyalurannya akan diatensi penuh oleh anggota TNI dan Polri yang bertugas di Kabupaten Gianyar. 

Pemantauan tersebut bukan hanya untuk antisipasi penyimpangan, namun aparat juga akan memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.

Baca juga: Sempat Melambai Sebelum Tenggelam, Tim SAR Temukan Jasad Hartono di Pantai Gumicik Gianyar

Karena itu pula, pendataan ini juga dilakukan oleh aparat. 

Kapolsek Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa Minggu 10 April 2022 mengatakan, pendataan dilimpahkan ke aparat.

Saat ini pihaknya yang mewilayahi Gianyar Kota, akan melakukan pendataan mulai, Senin 11 April 2022 bersama Koramil Gianyar.

Kata dia, pendataan dilakukan secara maraton, mengingat waktu yang cukup terbatas. Belum lagi, masyarakat yang masuk dalam data, harus tepat sasaran.

Baca juga: Gianyar Launching Puspa Aman Aku Hatinya PKK, Imbau Ibu-Ibu Tata Halaman agar Berdaya Guna

"Estimiasinya kami menyasar calon penerima bantuan rata-rata 179 KK di masing-masing desa," ungkapnya.

Selain masyarakat kurang mampu, pihaknya juga akan memasukkan pedagang yang menjadikan minyak goreng sebagai bahan utama dalam berjualan.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari inflasi. Sebab, jika mereka kesulitan mendapatkan bahan baku jualan, maka akan berdampak pada tingginya harga jual. Kondisi tersebut tentu akan mempersulit perekonomian. 

"Keluarga  yang sudah pernah menerima bantuan  tunai, Kur dan lainnya kami pastikan tidak masuk dalam pendataan.  Hanya ada bantuan penebalan bagi UMKM dengan  kriteria tentunya," terangnya. 

Baca juga: Polsek Payangan Turun ke Sekolah Pasca Isu Penculikan Anak di Gianyar, Kapolsek: Itu Hoax

Memastikan tepat sasaran dan tepat waktu, pihaknya pun akan blusukan ke desa-desa.  Dia juga memastikan tidak akan ada penerima ganda.

"Kami pastikan on the spot ke lapangan untuk mendapat data riil, " tegasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved