Berita Gianyar
Polsek Payangan Turun ke Sekolah Pasca Isu Penculikan Anak di Gianyar, Kapolsek: Itu Hoax
Polsek Payangan Turun ke Sekolah Pasca Isu Penculikan Anak di Gianyar, Kapolsek: Itu Hoax
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polsek Payangan Turun ke Sekolah Pasca Isu Penculikan Anak di Gianyar, Kapolsek: Itu Hoax.
Pasca adanya isu penculikan anak dengan modus pemberian makanan ringan terhadap siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Gianyar, Bali, semua polsek di Kabupaten Gianyar turun ke sekolah.
Polsek Payangan, meskipun di wilayah hukumnya tidak terjadi hal serupa, mereka tetap memberikan sosialisasi pada siswa di sekolah.
Agar tidak menerima jika ada orang tak dikenal memberikan makanan ringan atau apapun, guna mengindari hal yang tak diinginkan.
Kapolsek Payangan AKP I Putu Agus Ady Wijaya, Kamis 7 April 2022 mengatakan, peristiwa orang tak dikenal yang membagikan kue serta gelang kepada anak sekolah yang viral di media sosial, kini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, tak terkecuali Polsek Payangan.
Baca juga: Bocah 10 Tahun di Batuagung Jembrana Diduga Jadi Korban Percobaan Penculikan
Terlebih lagi, menurut sejumlah siswa, usai memakan kue tersebut, ada siswa yang mengaku mengalami gejala pusing, bahkan ada gejala suhu badan panas.
"Menyikapi itu, kami langsung mendatangi sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA yang ada di wilayah Payangan," ujar Kapolsek Payangan.
AKP Ady meminta supaya para siswa lebih berhati-hati dan tidak sembarangan menerima sesuatu dari orang tidak dikenal.
Terkait adanya berita tentang penculikan anak, dia menegaskan, informasi tersebut adalah hoax.
"Terkait informasi penculikan, itu adalah informasi hoax. Kami demikian, kami berharap siswa supaya tetap waspada dan jangan ikut-ikutan memviralkan informasi yang tidak jelas kebenarannya," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, para orangtua siswa di Kabupaten Gianyar diresahkan informasi tentang siswa yang pusing kepala dan demam pasca memakan makanan yang diberikan orang tak dikenal.
Dan, orang yang memberikan tersebut telah dimintai keterangan di Mapolsek Ubud sejak Rabu 6 April 2022.
Dimana mereka merupakan sejumlah perempuan. Informasinya kue tersebut buatan sendiri.
Polsek Ubud belum mengungkapkan hasil pemeriksaannya ke media.
(*)