Berita Bali

Minta Mahasiswa Tak Demo, Hanura Bali Komitmen Kawal Masa Jabatan Jokowi 2 Periode

Minta Mahasiswa Tak Demo, Hanura Bali Komitmen Kawal Masa Jabatan Jokowi 2 Periode

Penulis: Ragil Armando | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Aksi demo mahasiswa se-Bali kembali digelar di wilayah Renon, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Rabu 13 April 2022 pukul 15.00 Wita. Minta Mahasiswa Tak Demo, Hanura Bali Komitmen Kawal Masa Jabatan Jokowi 2 Periode 

TRIBUN-BALI.COM, BALI - Minta Mahasiswa Tak Demo, Hanura Bali Komitmen Kawal Masa Jabatan Jokowi 2 Periode.

Dalam dua hari belakang demonstrasi mahasiswa digelar di Bali.

Pertama, pada Senin 11 April 2022, oleh Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Selang dua hari kemudian pada Rabu 13 April 2022, giliran Kelompok Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, GMNI, PMII, KMHDI, PMKRI, dan GMKI yang menggelar aksi.

Kedua elemen mahasiswa itu pada dasarnya menyuarakan hal yang sama.

Baca juga: Tak Ikut Aksi Demo 11 April 2022 Kemarin, Ini Alasan BEM Unud

Yakni mendesak Presiden Joko Widodo alias Jokowi mempertegas pelaksanaan Pemilu 2024 dan penolakan perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode.

Terkait hal tersebut, Ketua DPD Partai Hanura Kadek ‘Lolak’ Arimbawa meminta para mahasiswa untuk menahan diri dan tidak melakukan demonstrasi.

Menurutnya, wacana-wacana yang diutarakan mahasiswa tersebut sudah tidak relevan lagi diungkapkan.

Mengingat, Presiden Jokowi sudah komitmen untuk tetap melaksanakan Pemilu 2024 dan menolak masa jabatan 3 periode.

Selain itu, kondisi Bali sendiri saat ini sedang dalam masa prihatin akibat dihantam pandemi Covid-19.

Sehingga, ia meminta para mahasiswa harus lebih prihatin untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat.

"Khusus di Bali, kita lagi prihatin dengan keterpurukan ekonomi masyarakat Bali. Jangan ada demo lagi, kita fokuskan perhatian untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat yang masih bertumpu pada sektor pariwisata dan pasca Covid benar-benar terpuruk," ujarnya, Rabu 13 April 2022.

Politisi Partai Hanura dari Klungkung ini juga meminta para pembantu presiden atau para menterinya di Kabinet Kerja, jangan bermanuver lagi.

Karena pernyataan Jokowi sudah tegas dan menolak jabatan presiden tiga periode.

"Kami dari induk Partai Hanura diperintahkan tidak melakukan pergerakan terhadap fenomena yang terjadi di Jakarta. Pusat minta semua DPD tetap mengawal jabatan presiden 2 periode agar tidak melanggar konstitusi," katanya.

Baca juga: ALASAN Ade Armando Ikut Aksi Demo Aliansi BEM SI, Hingga Kondisi Terkini Usai Pengeroyokan

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved