Berita Denpasar
KBRC Unhi Adakan Konferensi Ekonomi Kerthi Bali Bahas Pembangunan Bali Menuju Sejahtera
Kerthi Bali Research Center Universitas Hindu Indonesia melakukan Konferensi Ekonomi Kerthi Bali yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 3, Unhi,
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Marianus Seran
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kerthi Bali Research Center Universitas Hindu Indonesia melakukan Konferensi Ekonomi Kerthi Bali yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 3, Unhi, Denpasar pada, Sabtu 16 April 2022.
Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS. selaku Rektor Unhi Denpasar menyatakan konsep ekonomi Kerthi Bali sudah digunakan sebagai acuan dalam penyusunan transformasi ekonomi pembangunan Bali menuju sejahtera.
"Tentu perlu kita terus perdalam kemudian kita susun strategi-strategi terkait dengan implementasi ekonomi Kerthi Bali.
Kalau dilihat ekonomi Kerthi Bali ini sudah lengkap jika dilihat dari berbagai aspek," jelasnya.
Baca juga: Kemenkes : Aplikasi Pedulilindungi Telah Cegah Jutaan Warga Terpapar Covid-19
Sementara itu, Ferry selaku Ketua Kerthi Bali Research Center mengatakan acara ini bertujuan untuk menyebarluaskan konsep yang sangat luar biasa yang baru terkait dengan dibidang ekonomi.
"Ekonomi Kerthi Bali adalah konsep ekonomi yang sangat kental dengan nilai alam, budaya dan juga krama bali.
Sehingga ekonomi kreatif Bali ini sangat terkait dengan SDG dimana SDG itu merupakan konsep ditahun 2015 tetapi leluhur kita sudah mempunyai nilai-nilai sad kerthi tersebut.
Saya rasa ekonomi kreatif Bali masih sedikit yang mendengar konsep ini dalam artian perlu pengembangan yang banyak.
Ini merupakan tahap awal kami juga di UNHI sudau memiliki lembaga khusus untuk mengkaji ekonomi kreatif Bali namanya Kertgi Bali Research Center," kata, Ferry.
Baca juga: Oknum Ojol Remas Payudara Perempuan di Panjer Denpasar, Belum Ada Laporan Meski Beraksi di 11 TKP
Dalam acara tersebut turut hadir, Trisno Nugroho selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bali yang mengatakan, Ekonomi Kerthi Bali ini perlu didalami dan dikomunikasikan kembali kepada stakeholder yang ada di Bali agar mereka memahami konsep di Bali.
"Dan konsep ini sudah paten tinggal kita eksekusi saja.
Saya yakin tidak ada yang tidak bisa saya yakin kita bersama-sama bisa mengimplementasikan konsep jalan ekonomi Bali kedepannya.
Ini baru tahap awal ekonomi kreatif tinggal kita eksekusi saja.
Kami Bank Indonesia juga siap berkolaborasi dengan Unhi dan Gubernur bagaimana peta jalan ini bisa berjalan dengan baik," tutupnya. (*)