Berita Buleleng

Bulan Ramadan, Prajurit Yonif Raider 900/SBW Memasak & Berbagi Takjil Kepada Masyarakat

Sebanyak 100 hingga 150 cup takjil berupa kolak dan es campur dibagikan kepada pengendara gang melintas di depan Mako Yonif 900/SBW, Singaraja, Bulele

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
ist
Aktivitas berbagi takjil prajurit Yonif 900/SBW 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tak hanya berfokus pada pertahanan dan keamanan negara, prajurit TNI Batalyon Infanteri 900/Satya Bhakti Worottama Singaraja Buleleng hingga akhir bulan Ramadan nanti dengan memasak sendiri untuk berbagi takjil kepada masyarakat.

Sebanyak 100 hingga 150 cup takjil berupa kolak dan es campur dibagikan kepada pengendara gang melintas di depan Mako Yonif 900/SBW, Singaraja, Buleleng.

Komandan Yonif 900/SBW Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, kegiatan ini tersebut sebagai wujud peehatian kepada masyarakat pengendara di jalan yang tidak sempat untuk berbuka di rumah karena sedang dalam perjalanan ataupun menjalankan tugas. 

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan bulan yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya oleh umat muslim di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Bulan Ramadhan juga dimanfaatkan berbagai kalangan untuk berbagi sesama.

"Itu Prajurit sendiri yang masak di sela - sela kesibukan kegiatan. Kegiatan pembagian takjil dilaksanakan setiap hari selama bulan Ramadan, sesuai arahan dari Kasad agar seluruh satuan memanfaat bulan suci Ramadan ini untuk berbagi dengan melaksanakan pemberian makan Takjil sesuai kemampuan kepada masyarakat sekitar di Satuan masing-masing," papar Letkol Teguh kepada Tribun Bali, pada Sabtu 23 April 2022.

Baca juga: Sidak Takjil, Petugas Temukan Pedagang Kurang Menjaga Higienis Sanitasi

Baca juga: Jajaran TNI Kodam IX/Udayana Selama Ramadhan Menyiapkan Hidangan dan Berbagi Takjil Gratis

Baca juga: Ini Kumpulan Resep Takjil untuk Buka Puasa, Puding Susu Buah hingga Es Melon Kelapa

Bagi umat muslim, kaya Letkol Teguh, memberi makanan atau minuman bagi orang lain yang hendak berbuka puasa menjadi kewajiban meskipun hanya seteguk air.

"Pembagian takjil di bulan ramadhan diharapkan menjadi berkah untuk kita semua, baik yang membagikan maupun yang mendapatkan. Pembagian takjil di tengah pandemi Covid 19 tetap dengan memperhatikan prosedur kesehatan yang telah ditentukan," papar dia.

"Sehingga diharapkan dengan adanya berbagi takjil dapat membantu dan meningkatkan kepedulian antar sesama di bulan yang penuh dengan rahmat ini," sambung Danyon

Pembagian takjil dilaksanakan mulai pukul 16.00 Wita sampai dengan menjelang waktu berbuka puasa. Masyarakat pun antusias untuk menyambutnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved