Berita Nasional

POLISI Ungkap Modus Yang Digunakan 30 Tersangka Calo Seleksi CASN 2021, Minta Upah Hingga Rp600 Juta

Bareskrim Polri mengungkap modus yang digunakan 30 tersangka kasus calo seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CANS) pada 2021

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Satgas Anti KKN CPNS Bareskrim Polri mengungkap sindikat kejahatan dan kecurangan dalam seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021. 

Syamsu mengungkap cara para tersangka mencari korban yang mau memakai jasa curang seleksi CASN 2021.

Adapun mereka mencari korbannya hanya berdasarkan kedekatan keluarga saja.

"Ada kedekatan dari keluarganya, dari keluarganya tersangka kemudian ada memang ada yang kenal gitu. Jadi mereka sindikat, dia mencari orang yang bisa dihubungi. Iya dari mulut ke mulut," pungkasnya.

Atas tindak pidana tersebut, para tersangka dikenakan Pasal 46 jo Pasal 30, Pasal 48 jo Pasal 32, dan Pasal 50 jo Pasal 34 UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sementara itu, Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas peran dan bantuan Bareskrim Polri, khususnya Satgas Anti-KKN ASN, serta Polda/Polres jajaran dalam pengungkapan dan penegakan hukum kasus pidana yang berkaitan dengan seleksi penerimaan CASN tahun 2021.

Dalam setiap tahapan seleksi CPNS, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menutup celah kecurangan.

Namun upaya yang telah dibangun dengan susah payah selama ini kerap kali muncul calo-calo yang menjanjikan kepada CASN.

(*)

 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved