Berita Denpasar
Sejak Pariwisata Dibuka, Pendapatan Gianyar dari Objek Wisata Meningkat Sebesar 50 Persen
Sejak dibukanya pariwisata domestik dan internasional, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar, Bali dari retribusi pariwisata sudah mulai ada geliat.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sejak dibukanya pariwisata domestik dan internasional, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar, Bali dari retribusi pariwisata sudah mulai ada geliat.
Bahkan, dari data yang ditunjukkan Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Gianyar, kenaikan retribusi objek pariwisata mengalami kenaikan 50 persen dibandingkan tahun 2021 lalu.
Pihak Disparda Gianyar pun optimistis jika aktivitas pariwisata tetap seperti saat ini. Maka, Kabupaten Gianyar akan mulai bangkit dari keterpurukan ekonomi pasca pandemi covid-19.
Adapun objek-objek wisata di Gianyar yang retribusinya masuk ke kas daerah, di antaranya Tita Empul (Tampaksiring), Goa Gajah (Blahbatuh), Gunung Kawi (Tampaksiring), Yeh Pulu (Blahbatuh), Gunung Kawi Sebatu (Tegalalang) dan Candi Tebing (Blahbatuh).
Baca juga: Batas Akhir 30 April 2022, Kantor Pajak Gianyar Minta Pengusaha Segera Urus SPT Tahunan
Salah satu objek favorit di Gianyar adalah Tirta Empul. Di mana Retribusi yang masuk dari Objek Wisata Tirta Empul pada 2021 lalu sempat anjlok di nilai rata-rata Rp2 juta per hari.
Namun saat ini sudah membaik.
Seperti rekapan per 1,2 dan 3 April 2022 sebesar Rp29,5 juta.
Di hari berikutnya sebesar Rp7,3 juta. Retribusi terus mengalami kenaikan hingga pada 13 April mencapai Rp17,9 juta. Sementata rekapitulasi 14-17 April menunjukkan angka Rp 83 juta lebih. Objek-objek wisata lainnya juga menunjukkan angka yang positif.
Di mana jika ditotal, pendapatan Gianyar dari 1-17 April 2022 ini sekitar Rp121 juta.
Namun jika dibandingkan dengan retribusi pariwisata yang masuk ke kas daerah sebelum pandemi covid-19, pendapatan saat ini masih jauh dari harapan.
Baca juga: Desa Adat Jero Kuta Pejeng Gianyar Miliki Awig-Awig Soal Anjing, Pemilik Biayai Pengobatan Korban
Sebab sebelum pandemi, per harinya retribusi yang masuk ke kas daerah kalau dirata-ratakan adalah sebesar Rp100 juta.
Sementara saat ini, retribusi pariwisata yang masuk masih di bawah Rp25 juta per hari.
Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, Anak Agung Gede Putrawan membenarkan hal tersebut.
Kata dia, sejak pariwisata internasional dibuka, kunjungan ke objek wisata yang dikelola Pemda Gianyar telah menunjukan peningkatan.
Akan tetapi masih jauh dari harapan. Karena itu, pihaknya pun akan terus menggencarkan informasi ke para wisatawan bahwa objek wisata Gianyar telah buka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aktivitas-penglukatan-di-objek-pariwisata-tirta-empul-gianyar-bali.jpg)