Berita Badung

Sehari Sekali Terbang ke Bali, Dirut Pelita Air Berkomitmen Tambah Frekuensi Penerbangan

Maskapai Pelita Air resmi beroperasi menerbangi rute Jakarta-Denpasar PP mulai hari ini, Kamis 28 April 2022.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Noviana Windri
Istimewa
Pelita Air Terbang Perdana ke Bali, Gubernur Wayan Koster: Jadi Momentum Pemulihan Pariwisata Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Maskapai Pelita Air resmi beroperasi menerbangi rute Jakarta-Denpasar PP mulai hari ini, Kamis 28 April 2022.

Terbang perdana menggunakan pesawat Airbus A320-200, Pelita Air terbang perdana dengan rute Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai nomor penerbangan 6D-102 mengangkut sebanyak 100 penumpang, dan sebaliknya 6D-101 Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Bandara Soekarno Hatta dengan mengangkut 89 penumpang. 

Pada penerbangan perdananya Pelita Air Service 6D102 mendarat Pukul 12.11 WITA di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai disambut dengan seremonial water salute, sebagai tanda untuk mengawali penerbangan perdana dari dan menuju ke Pulau Bali yang direncanakan akan terbang reguler setiap hari. 

“Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam menjawab kebutuhan pilihan maskapai yang beragam bagi para pengguna jasa, maskapai Pelita Air Rute Jakarta – Bali PP menambah statistik penerbangan domestik, ini merupakan suatu momen awal penerbangan yang baik, bertepatan mudik libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y Sikado.

Berdasarkan jadwal regulernya Pelita Air rute Jakarta – Bali berangkat pukul 09.20 WIB sedangkan rute Bali - Jakarta berangkat pukul 14.55 WITA pada setiap harinya.

Baca juga: Cegah Mabuk Perjalanan saat Mudik, Siapkan Air Putih yang Banyak

Baca juga: Pelita Air Terbang Perdana ke Bali, Gubernur Wayan Koster: Jadi Momentum Pemulihan Pariwisata Bali

Baca juga: Pelita Air Lakukan Penerbangan Perdana ke Bali, Gubernur Koster: Jadi Momentum Pemulihan Pariwisata

Baca juga: Terbang Perdana Jakarta-Bali, Pesawat A320 Pelita Air Angkut 100 Penumpang

Baca juga: Pelita Air Siap Terbang Perdana ke Bali Besok, Penjualan Tiket Sudah Dibuka

"Adapun hari ini penerbangan Pelita Air menggunakan parkir A40 dengan fasilitas garbarata dan dilaksanakan kegiatan inaugural pengalungan bunga penumpang pertama," tambah Herry Sikado.

Kami selaku operator Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali terus membuka peluang bagi maskapai yang akan membuka rute strategis sebagai penghubung pariwisata di pulau Dewata, mengingat mulai menggeliatnya kembali pariwisata paska dimudahkannya persyaratan pelaku transportasi udara.

Namun kami terus berkomitmen terhadap implementasi protokol kesehatan dalam mengantisipasi pandemi Covid-19. 

“Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali untuk diketahui saat ini telah melayani sebanyak 10 maskapai domestik yang termasuk Pelita Air mulai beroperasi hari ini, dengan rata-rata setiap harinya pergerakan pesawat udara sebanyak 144 baik berangkat maupun datang," imbuh Herry Sikado.

Dengan beroperasinya penerbangan Pelita Air semoga  dapat memberikan angin segar bagi sektor aviasi dan pariwisata di provinsi Bali serta menjawab harapan pengguna jasa terhadap rute-rute favorit.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelita Air Service, Dendy Kurniawan menyampaikan bahwa maskapai penerbangan ini sudah berdiri 52 tahun, selama ini kredibilitas dan reputasinya sebagai maskapai charter atau penerbangan tak berjadwal. 

"Atas dasar pengalaman itu Pelita Air memberanikan diri mengambil segmen penerbangan komersial berjadwal. Sementara akan melayani satu kali penerbangan dalam sehari ke Bali. Kami berkomitmen untuk menambah frekuensi penerbangan komersial sesuai dengan rencana pengembangan pelayana rute komersil berjadwal untuk rute Jakarta-Bali maupun rute lainnya di tanah air," ungkap Dendy Kurniawan.

Pelita Air saat ini akan mengoperasikan dua buah pesawat jenis A320 dan akan ada tambahan satu armada lagi pada bulan Mei mendatang.

"Sekarang punya dua, Mei akan datang lagi sehingga jadi tiga. Targetnya akhir tahun enam pesawat yang akan beroperasi dengan harapan tahun depan 20 pesawat akan melayani rute penerbangan komersil berjadwal," ungkap Dendy Kurniawan.

Baca juga: Masih Ada Kubangan Air, Kantong Parkir Terminal Cargo di Gilimanuk Diuruk Pasir dan Sirtu

Baca juga: Khasiat Air Kelapa, Salah Satunya Bisa Cegah Batu Ginjal

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved