Lebaran 2022

Tradisi Malam Takbiran Lebaran 2022 di Berbagai Negara, Ada Indonesia Hingga Mesir

Tradisi malam Lebaran ini tidak hanya dimiliki oleh umat Islam di indonesia, tetapi juga muslim di beberapa penjuru dunia.

Editor: Noviana Windri
Tribun Bali
Ilustrasi - Ribuan umat muslim saat melaksanakan sholat Idul Id 

TRIBUN-BALI.COM - Malam menjelang hari raya Idul Fitri, umat muslim ramai mengumandangkan takbir yang disebut takbiran.

Tradisi tersebut diisi dengan melantunkan takbir dan berzikir sebagai upaya untuk menyambut hari kemenangan setelah menahan diri berpuasa selama sebulan.

Tradisi malam Lebaran ini tidak hanya dimiliki oleh umat Islam di indonesia, tetapi juga muslim di beberapa penjuru dunia.

Berikut tradisi malam takbir di sejumlah negara:

Baca juga: Mudik Lebaran 2022, Penumpang Bus Trans Metro Dewata Naik 60 Persen

Baca juga: Tetap Kontrol Makan Saat Lebaran, Ini 5 Rahasia yang Bisa Bikin Berat Badanmu Tetap Stabil

1. Indonesia

Sejumlah anak di Kampung Kepaon, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Sejumlah anak di Kampung Kepaon, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali (Tribun Bali)

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim, Indonesia memiliki beragam tradisi malam takbir guna menyambut hari raya Idul Fitri.

Tradisi malam takbir yang sering ditemui di sejumlah daerah di Indonesia adalah takbir keliling, salah satunya Yogyakarta.

Ketika malam takbir keliling, masyarakat dalam beberapa rombongan berkeliling dari satu desa ke desa lainnya sambil mengumandangkan takbir ramai-ramai yang diiringi dengan bedug.

Dahulu, mereka membawa obor sebagai penerang. Namun sekarang, masyarakat beralih menggunakan stik lampu yang lebih mudah dan aman digunakan.

Selain takbir keliling, muslim di Indonesia juga mempunyai tradisi malam takbir lainnya.

Sebagai contoh, tradisi meriam karbit di Pontianak.

Baca juga: 182.816 Pemudik Tinggalkan Bali Via Pelabuhan Gilimanuk Sejak H-4 Lebaran

Baca juga: SPESIAL Promo Festive Lebaran Indomaret Hingga 8 Mei: Coca Cola, Sprite, Fanta 1.5L Cuma Rp11.900

Meriam karbit merupakan meriam yang terbuat dari sebatang kayu bulat berukuran besar.

Meriam tersebut akan dinyalakan bersamaan pada malam takbir.

Dilansir dari Kompas.com, tradisi malam takbir meriam karbit semula berawal pada masa Kesultanan Kadriah Pontianak di tahun 1771 sampai 1808.

Saat itu, raja memerintahkan rakyatnya untuk mengusir hantu kuntilanak dengan membunyikan meriam.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved