Berita Badung
Antisipasi Hepatitis Akut Misterius, RSD Mangusada Siapkan Tenaga Medis dan Tim Screening
Pemerintah Kabupaten Badung Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada mulai mengantisipasi masuknya penyakit Hepatitis Akut misterius ke Gumi Keris. Pasal
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Marianus Seran
Lebih jauh dijelaskan, Gedung F 2 untuk farmasi/apotek, ruang rawat anak dan rawat inap.
Sedangkan Gedung G dimanfaatkan untuk dapur dan ruang perkantoran.
Untuk program kegiatan tahun 2022 ini, RSD sudah menganggarkan untuk kelengkapan sarana Gedung D diantaranya belanja kelengkapan gedung, perlengkapan peralatan kantor, pengadaan IPAL, Alkes, penataan landscape dan pemutakhiran SIM RS.
Seperti diketahui, Kemenkes RI telah mengeluarkan Surat Edaran untuk meningkatkan dukungan Pemerintah Daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, sumber daya manusia (SDM) kesehatan, dan para pemangku kepentingan terkait kewaspadaan dini penemuan kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya.
Kemenkes meminta Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Rumah Sakit untuk antara lain memantau dan melaporkan kasus sindrom Penyakit Kuning akut di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), dengan gejala yang ditandai dengan kulit dan sklera berwarna ikterik atau kuning dan urin berwarna gelap yang timbul secara mendadak dan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat serta upaya pencegahannya melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Kemenkes juga meminta pihak terkait untuk menginformasikan kepada masyarakat untuk segera mengunjungi Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat apabila mengalami sindrom Penyakit Kuning, dan membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans dengan lintas program dan lintas sektor. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/RSUD-Badung-baru.jpg)