Berita Gianyar
APES! Diduga Pandangan Terhalang Tembok, Mangku Arya Tertabrak Mobil di Gianyar
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Banjar Kesian, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis 5 Mei 2022 pagi.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Banjar Kesian, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis 5 Mei 2022 pagi.
Kecelakaan tersebut dialami pengendara sepeda motor, Jero Mangku Arya, dengan mobil ceroke.
Kecelakaan tersebut terjadi diduga akibat pandangan Mangku Arya terhalang tembok, sehingga ia tak mengetahui ada mobil yang sedang melaju.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali di lapangan, kejadian tersebut berawal saat Mangku Arya mandi di sungai di kawasan banjar.
Dari jalan raya menuju ke sungai tersebut, terdapat jalan berupa gang.
Namun di ujung gang antara jalan raya, pada sisi utara pandangan pengendara terhalang tembok sehingga pengendara tak melihat kendaraan yang melaju dari utara ke selatan.
Saat itu, pria berusia 70 tahun ini baru saja selesai mandi usai mencari rumput untuk pakan sapi.
Ia kemudian akan pulang ke rumah.
Saat ada di ujung jalan, antara jalan sungai dan jalan raya, diduga Mangku Arya kurang waspada.
Sehingga motor Jupiter Z yang dikendarainya langsung ditabrakan mobil.
Berdasarkan jejak goresan pada aspal, diduga usai ditabrak, motor Mangku Arya langsung diseret sejauh 10 meter.
Posisinya diseret bukan di jalan raya.
Namun ketika ditabrak, ia bersama motornya terseret naik ke atas trotoar yang ada di sisi jalan.
Hal tersebut terlihat dari ceceran darah di trotor dan kerusakan pada trotoar.
Pasca insiden tersebut, motor Mangku Arya mengalami kerusakan parah hingga knalpotnya copot.
Sementara Mangku Arya sendiri, tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh yang menabrak.
Warga setempat, Ida Bagus Surya, mengatakan bahwa sebelum kejadian, ia tengah makan di warung yang tak jauh dari TKP.
"Waktu makan, tiba-tiba saya dengar suara tabrakan dan motor keseret. Yang nabrak bawa mobil Ceroke. Sekarang sudah membawa Mangku Arya ke rumah sakit," ujarnya.
Menurut Gus Surya, ini bukan kasus laka lantas pertama kali di TKP.
Namun sudah sering terjadi laka lantas di sana.
Hanya saja selama ini tidak pernah sampai ada korban meninggal dunia.
Luka paling parah adalah patah tulang.
Menurut dia dan warga lainnya, rawannya jalan ini akibat ujung gang dengan jalan raya ditutupi oleh tembok.
Sehingga masyarakat yang datang dari sungai, tidak melihat ada kendaraan yang melaju dari arah utara.
"Sudah sering kejadian di sini. Biasanya warga lanjut usia. Ini karena jalan ditutupi tembok. Harapan saya agar tembok dibuat ulang, digeser ke timur agar tidak ada korban lagi. Dulu tembok itu dibuat dengan tujuan menutup pandangan pengendara di jalan raya agar tidak bisa melihat orang mandi. Tapi menurut saya itu tidak tepat, kalau sudah mandi di sungai sisi jalan, ya itu sudah resiko," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/diduga-pandangan-terhalang-tembok-mangku-arya-tertabrak-mobil-di-gianyar.jpg)