Sponsored Content

Perayaan Waisak, Bupati Jembrana Tamba Hadiri HUT Maitreya Center

Menyambut perayaan hari raya umat Buddha itu, Bupati Jembrana hadir dalam acara silaturahmi dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Bupati Nengah Tamba, hadir memberikan ritual penghormatan dalam doa berupa persembahan bunga, persembahan buah, dan persembahan dupa kepada Tuhan dan Budha Maitreya bersama Candrawati Tamba didampingi oleh Romo Pendeta Hami Citra Parawirawan 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Perayaan Hari Raya Waisak 2022, jatuh pada Senin 16 Mei ini.

Menyambut perayaan hari raya umat Buddha itu, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Candrawati Tamba dan Waka Polres Jembrana Kompol Losa Lusiano Araujo, hadir dalam acara silaturahmi dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak bertempat di Vihara Maitreya, Jalan Arjuna Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Minggu 15 Mei 2022 malam.

Acara tersebut, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Maitreya Center yang ke-22 dirangkaikan pula dengan perayaan Hari Suci Waisak yang ke-2566 serta peresmian Fortunate Coffee.

Dalam prosesinya, Bupati Nengah Tamba, hadir memberikan ritual penghormatan dalam doa berupa persembahan bunga, persembahan buah, dan persembahan dupa kepada Tuhan dan Budha Maitreya bersama Candrawati Tamba didampingi oleh Romo Pendeta Hami Citra Parawirawan.

Baca juga: Jelang Tri Suci Waisak, Polsek Mengwi Lakukan Cipta Kondisi

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, bahwa dalam acara ini ada banyak kebahagiaan, selain kebahagiaan peringatan Hari Raya Waisak, HUT Mautreya Center juga peresmian Fortunate Coffee.

Khusus Fortunate Coffe ini di mana akan ada pergerakan ekonomi dan kebutuhan tenaga kerja.

Dan juga pendeta Buddha Romo Maitreya Center yang tiada henti menggali potensi anak-anak muda Jembrana, seperti penabuh dan penari dalam acara ini telah dilatih dan dibina di Maitreya Center dengan baik.

Di Fortunate Coffee juga sajiannya cukup lezat.

“Sajian Fortunate juga cukup lezat. Di mana kopi alami tanpa gula dan susu serta roti khas tanpa ragi, telor, ataupun susu yang dibuat dari permentasi alami selama 30 jam, sehingga sehat dinikmati,“ ucapnya.

Bupati Tamba mengaku, bahwa dalam acara itu ia juga mendapatkan undian dengan nomor 13, yang berarti sangat baik.

Di mana harus ada yang ditingkatkan. Mulai dari antusias bekerja. Di mana bekerja adalah bagian dari hidup.

Hidup tidak terlepas dari bekerja dan tujuan bekerja adalah menguntungkan orang lain, artinya melalui kerja semua orang bisa membawa manfaat bagi orang lain, dan inilah sumber kebahagiaan hidup.

“Orang yang antusias bekerja, selalu bergembira, betapa indah hidup demikian,” ungkapnya.

Pada momen bahagia itu juga dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada 50 anak-anak kurang mampu yang dididik dan dibina seni tari dan gong pada Maitreya Center.

Baca juga: 6 WBP Lapas Kerobokan Peroleh Remisi Khusus Hari Raya Waisak

Pendeta juga menyerahkan kenang-kenangan lukisan tujuh kuda yang artinya semangat perjuangan maupun semangat menjalani dan membimbing masyarakat kabupaten Jembrana dan “Kepala Buddha” yang melambangkan kebahagiaan, wajah kasih dan senyum kasih yang ‘universal’ kepada Bupati Jembrana. (*).

Kumpulan Artikel Jembrana

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved