Berita Denpasar
Ikuti Tes Masuk Perguruan Tinggi, Calon Mahasiswa Asal Denpasar Ini Pernah Ikut Lomba Robotik
Ujian Tulis Berbasis Komputer atau yang sering disingkat UTBK tahun 2022 akan segera digelar. Selasa, 17 Mei 2022
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM - Ujian Tulis Berbasis Komputer atau yang sering disingkat UTBK tahun 2022 akan segera digelar, Selasa, 17 Mei 2022
Segala macam kalangan calon mahasiswa baru di Indonesia, tentu tengah menyiapkan diri dengan sangat matang demi kelancaran mereka dalam menjawab soal-soal yang akan keluar nanti.
UTBK tahun 2022 ini diadakan dengan 2 gelombang, masing-masing gelombang pun memiliki durasi selama 1 minggu, yang dimulai dari Selasa, 17 Mei 2022 hingga Jumat, 3 Juni 2022 nanti.
Salah satu calon mahasiswa baru yang tengah sibuk mempersiapkan diri dalam mengikuti UTBK ialah I Putu Evan Priya Saguna.
Laki-laki kelahiran 2004 ini bercerita kepada reporter Tribun Bali tentang kesiapan dan juga persiapan yang telah ia upayakan dalam mengikuti UTBK nanti.
Ia mengaku telah melakukan beberapa upaya seperti dengan belajar memahami materi, mengerti konsep dari beberapa materi tersebut dan bahkan berlatih terus mengenai soal-soal yang mungkin akan keluar nanti.
Baca juga: Janda Pengusaha Ruko Ditemukan Tewas, Kaki Dilakban dengan Baju Tersingkap
Baca juga: Anker Indonesia Buka Cabang di Bali, Perkuat Ekspansi Pasar ke Luar Pulau Jawa
Baca juga: UAS Ditahan Imigrasi Singapura: Semacam Liang Lahat, Lalu Ngaku Dideportasi
Hal ini tidak hanya ia pelajari seorang diri ia juga tidak jarang berlatih bersama teman-teman seperjuangannya.
"Banyak sih upaya yang udah dilakuin, saya juga belajar bersama teman-teman lainya. Kayak les bareng dan diskusi," tutur Putu Evan Priya Saguna salah satu siswa lulusan SMAN 4 Denpasar tersebut
Evan juga menuturkan teman-teman yang mengikuti UTBK dikelasnya cukup banyak, ini dikarenakan hanya kurang dari 10 orang temannya dikelas yang bisa lulus melalui jalur SMPTN kemarin.
"Cukup banyak sih, karena yang diterima SMPTN di kelas itu kurang dari 10 orang dikelas," ungkapnya
Evan yang telah memiliki banyak prestasi selama mengenyam bangku SMA khusunya mengikuti lomba penelitian dan karya tulis ilmiah yang terkhusus dibidang robotika, elektronika, disabilitas serta energi baru terbarukan ini memiliki target untuk bisa diterima di Insitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Ia juga mengaku berkenginan untuk memilih jurusan Teknik Mesin disana.
"Maunya di Insitut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya dan ambil jurusan Teknik Mesin disana," harapnya
Ia memilih Kampus dan Jurusan tersebut tidak hanya karena merasa mampu akibat segudang prestasi yang telah ia raih sampai ke jalur internasional tersebut, namun juga karena cita-citanya yang ingin menjadi Penggerak Energi Baru Terbarukan di Indonesia.
"Alasan milih ITS karena merupakan kampus yang memiliki kualitas sebagai salah satu insitut teknologi terbaik di Indonesia. Dan saya rasa dapat menjadi tempat untuk saya menimba ilmu untuk mempersiapkan cita-cita saya," ungkap laki-laki kelahiran Denpasar tersebut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mxzcx-zmc-zxc.jpg)