Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Duwe Sesuhunan Pura Dalem di Gianyar Diduga Dicuri, 15 Gram Emas dan 9 Mirah Permata Hilang

Adapun benda yang hilang tersebut, kata dia, 15 gram emas dan sembilan mirah permata. Kerugian mencapai ratusan juta.

Istimewa
Emas dan permata sesuhunan Pura Dalem di Pura Dalem di Banjar Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Bali, diduga dicuri 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kasus pencurian benda sakral kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gianyar, Bali.

Kali ini pencurian terjadi di Pura Dalem di Banjar Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Adapun benda sakral yang hilang adalah emas dan permata pada sesuhunan berupa barong Ratu Gede dan Ratu Ayu berupa rangda.

Saat ini pihak kepolisian Polsek Gianyar telah melakukan penyelidikan atas kasus ini.

Baca juga: PDIP Gianyar Akan Bumikan Senam Sicita di Gianyar

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Jumat 20 Mei 2022, hilangnya benda sakral tersebut pertama kali diketahui oleh Jro Mangku  Gusti Niang (65) yaitu seorang perempuan setempat.

Di mana pada Kamis 19 Mei 2022 sekitar pukul 16.00 Wita yang bersangkutan akan melakukan persembahyangan serangkaian Hari Kajeng kliwon.

Gusti Niang yang saat itu bersama anaknya, I Gusti Ngurah Dirga Yusa terkejut melihat pintu pagar besi gedong suci atau tempat penyimpanan Ratu Gede dan Ratu Ayu dalam keadaan rusak. 

Baca juga: Rawan Longsor, Jalur Alternatif Warga Bunteh Gianyar ke Kota Sisakan Kerawanan

Ketika para saksi memastikan keadaan di dalam gedong penyimpenan, mereka melihat emas dan batu permata yang selama ini menjadi hiasan sesuhunan telah hilang dari tempatnya.

Atas hal tersebut, kedua saksi inipun melaporkan kejadian tersebut ke manggala adat dan prajurut adat. Setelah itu, kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Gianyar.

Kelihan Adat Banjar Siyut, I Made Sudana membenarkan hal tersebut.

Kata dia, tiga hari sebelum kehilangan tersebut terjadi, di Pura Dalem ada kegiatan krama datang dari segara atau pantai.

Baca juga: Hendak Menyalip, Pemotor Tabrak Mobil di Sukawati Gianyar, Korban Sempat Tak Sadarkan Diri

Karena itu, pihaknya pun menduga bahwa pencurian ini baru saja terjadi.

"Tiga hari lalu ada krama (warga) maturan rauh ring segara. Baru kemarin sore, saat Gusti Niang Mangku mebanten Kajeng Kliwon dilihat pagar besi rusak. Diduga digergaji atau dipukul," ujar Sudana.

Adapun benda yang hilang tersebut, kata dia, 15 gram emas dan sembilan mirah permata.

Kerugian mencapai ratusan juta. Namun yang menjadi persoalan bukan hanya nilai material. Namun kasus ini pun mengganggu psikologis krama.

Baca juga: Ramalan Cuaca Bali 17 Mei 2022, Gianyar dan Mengwi Diprediksi Hujan Ringan

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved