Berita Denpasar

Dukung GPDRR 2022, Penanaman 10 Juta Pohon di 34 Provinsi, Secara Simbolis di SMP PGRI 3 Denpasar

Dukung GPDRR 2022, Penanaman 10 Juta Pohon di 34 Provinsi Secara Simbolis di SMP PGRI 3 Denpasar dan Pantai Mertasari Sanur

Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Harun Ar Rasyid
tribun bali/Arini
Dukung GPDRR 2022, Penanaman 10 Juta Pohon di 34 Provinsi Secara Simbolis di SMP PGRI 3 Denpasar dan Pantai Mertasari Sanur 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Upaya pengurangan resiko bencana dan perubahan iklim harus ditanamkan sedini mungkin pada generasi penerus.

Hal ini bisa dengan cara melibatkan anak-anak dengan menghadirkan aksi nyata penanaman 10 juta pohon. Karena generasi peneruslah ini yang akan menerima manfaatnya di masa depan.

Dengan adanya upaya ini, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI melakukan Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental melalui Penanaman 10 Juta pohon.

Acara ini diadakan dalam rangka mendukung penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Mei 2022 di SMP PGRI 3 Denpasar dan Pantai Mertasari, Sanur.

“Kami mendorong keterlibatan aktif semua kalangan untuk memberikan edukasi pengurangan resiko bencana dan perubahan iklim untuk dimulai sejak dini. Untuk kita sekarang, dan untuk mereka di masa depan,” kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada launching penanaman 10 juta pohon di Denpasar, Provinsi Bali, Selasa (24 Mei 2022).

Penanaman 10 juta pohon ini dilakukan sebagai aksi nyata revolusi mental dalam rangkaian kegiatan The Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR).

Indonesia mendukung penyelenggaraan GPDRR 2022 sebagai sustainable event melalui penerapan strategi komunikasi dan aksi dalam pengurangan risiko bencana. Mendukung implementasi kerangka sendi untuk pengurangan risiko bencana dan Paris Agreement.

Baca juga: 13 Ribu Fans Bakal Penuhi Stadion Dipta, BU Belum Cicipi Rumput, Kondisi Home Base Grup G Piala AFC

Baca juga: Angelina Sondakh Tulis Kalimat Sindiran, Diarahkan ke Dewi Perssik?

Baca juga: Beberapa Pandangan Presiden Jokowi Pada Pembukaan Sidang Komisi Ke-78 UNESCAP

Aksi ini dilaksanakan di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Adapun secara simbolis dilakukan di lingkungan SMP PGRI Denpasar 3 melalui penanaman pohon buah diikuti secara serentak oleh sekolah, perguruan tinggi, perwakilan pemerintah daerah dan berbagai organisasi masyarakat lain.

Pemilihan sekolah sebagai lokasi launching adalah untuk menyampaikan pesan kepada anak didik dan kita semua untuk belajar integritas melalui tanggung jawab memastikan pohon dapat tumbuh dengan baik. Etos kerja melalui konsistensi memberi asupan, merawat, menyayangi pohon.

“Dan bergotong royong dengan orang sekitar untuk turut menjaga pertumbuhan pohon agar dapat tumbuh maksimal, menghasilkan, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak pihak, “kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet pertama Presiden Jokowi.

Aksi ini juga untuk mendorong etos kerja, gotong royong, dan integritas masyarakat, menciptakan budaya menanam pohon sebagai kebutuhan dan gaya hidup baru.

Mengingat beberapa tahun terakhir, kejadian bencana di Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

Maka target jangka panjang aksi ini diharapkan dapat membantu mengatasi meningkatnya intensitas bencana alam khususnya tanah longsor dan banjir yang melanda pada sejumlah wilayah di Indonesia.

Di sisi lain, strategi ini juga akan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui tanaman buah produktif.(*)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved