KRONOLOGI Pegawai Pajak Dipukul Atasan hingga Tersungkur, Dipicu Tugas dan Nomor Ponsel Istri

Atas viralnya video tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) memberikan pernyataan yang terdiri dari lima poin.

Editor: Bambang Wiyono
istimewa
Tangkapan layar video aksi pemukulan pegawai pajak di KPP Pratama Bekasi. 

TRIBUN-BALI.COM, BEKASI - Viral di media sosial aksi pemukulan pegawai pajak oleh atasan di KPP Pratama Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/6/2022).

Diduga, kejadian ini terjadi karena kesalahpahaman antara atasan dan salah seorang pegawai kantor pajak.

Kapolsek Bekasi Timur AKP Ridha Aditya menjelaskan terkait insiden tersebut.

Ridha mengatakan kejadian tersebut bermula saat atasannya MAZ, memberikan tugas kepada korban, DH (39).

DH mengaku sudah mengerjakan tugas dari MAZ, namun MAZ menyangkalnya.

MAZ bahkan mempertanyakan soal ponsel DH yang tidak bisa dihubungi pada hari Sabtu dan Minggu.

MAZ malah menuding korban memberikan nomor ponsel palsu di data kepegawaian.

DH pun berupaya menjelaskan jika nomor ponsel tersebut merupakan nomor istrinya.

Untuk membuktikan tudingan pelaku, DH menghubungi istrinya.

Setelah dilakukan pengecekkan, ternyata tidak ada panggilan masuk ke nomor istrinya.

Usai memperlihatkan bukti tidak adanya panggilan tersebut, tiba-tiba MAZ memukul DH.

"Hasil tangkapan layar (panggilan pada ponsel) tersebut korban perlihatkan kepada pelaku dan pelaku masih tidak terima kemudian korban membalikan badan mau pergi tiba-tiba di pukul sekali oleh pelaku menggunakan tangan kanan mengenai rahang kiri korban hingga korban terjatuh ke lantai," kata Ridha dikutip dari Tribunnews.com.

Saksi yang melihat kejadian itu langsung membawa DH ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Timur untuk mendapatkan perawatan medis.

Tanggapan Ditjen Pajak

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved