Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Niat Cari Kerja, Alfin Digebuki Massa Usai Diteriaki Siswa di Ubud

Seorang pemuda berusia 19 tahun, Muhamad Alfin Adam digebukin massa di SDN 6 Singakerta, Ubud, Gianyar, Jumat 10 Juni 2022.

Istimewa
Kondisi Muhamad Alfin Adam setelah digebukin massa di SDN 6 Singakerta, Ubud, Gianyar, Jumat 10 Juni 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seorang pemuda berusia 19 tahun, Muhamad Alfin Adam digebukin massa di SDN 6 Singakerta, Ubud, Gianyar, Jumat 10 Juni 2022.

Hal itu karena pria asal Jembrana yang tinggal bersama pamannya di Pengosekan Ubud, diteriaki siswa SD karena membawa senjata tajam berupa pisau. 

Informasi dihimpun di Polsek Ubud, sekitar pukul 13.08 Wita, Alfin telah diamankan di Mapolsek Ubud.

Namun ia belum bisa dimintai keterangan secara intensif.

Baca juga: Angin Kencang di Perairan Gianyar, Masyarakat Diimbau Waspada Saat Mandi di Pantai

Sebab suaranya masih belum jelas, diduga syok dan menahan sakit di sekujur tubuh dan wajahnya. 

Dengan terbata-bata  Alfin menjelaskan, sebelum digebukin, Alfin tengah mencari pekerjaan. Lalu ia berhenti di kawasan SDN 6 Singakerta.

Ia mengakui saat itu mengeluarkan pisau. Ketika siswa melihat, para siswa berlari.

Saat ia akan menghidupkan motor, para siswa kembali berteriak.

"Saya tidak ada niat membunuh, itu dosa. Saya mau cari kerja, bawa pisau untuk potong rumput," ujarnya dengan terbata-bata. 

Baca juga: Antisipasi Air Kecrat-kecrit di Hari Raya Galungan, Ini Saran PDAM Gianyar

Karena teriakan siswa tersebut, masyarakat yang berada di seputaran sekolah langsung mengepung, dan menghakimi Alfin.

"Sakit Pak, badan saya semua sakit, muka saya juga. Baju saya robek," ujarnya.

Di Polsek Ubud, Alfin mendapatkan penanganan dengan baik. Dia mengaku lapar, dan langsung diberikan makanan oleh polisi.

Dia juga diberikan baju baru sebagai pengganti bajunya yang robek usai diamuk massa.

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan.

Sebab yang bersangkutan masih belum bisa berbicara secara normal.

"Yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan. Masih memeriksa saksi-saksi," ujar Kapolsek. (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

 
 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved