Dinas Perhuhungan (Dishub) Gianyar, Bali melakukan pembersihan terhadap lampu-lampu penjor di Kota Gianyar, Senin 20 Juni 2022. Hal ini dilakukan, selain perawatan juga untuk menyambut perhelatan sepak bola internasional atau Piala Dunia U21, yang akan menggunakan Stadion Dipta Gianyar sebagai venunya.
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Perhuhungan (Dishub) Gianyar, Bali melakukan pembersihan terhadap lampu-lampu penjor di Kota Gianyar, Senin 20 Juni 2022.
Hal ini dilakukan, selain perawatan juga untuk menyambut perhelatan sepak bola internasional atau Piala Dunia U21, yang akan menggunakan Stadion DiptaGianyar sebagai venunya.
Kepala dinas Perhubungan Gianyar, I Wayan Suamba membenarkan hal tersebut.
Stadion I Wayan Dipta Gianya. (Tribun Bali)
Kata dia, saat ini pihaknya memang melakukan pembersihan lampu penghias jalan di kawasah Gianyar Kota dan Jalam Raya Buruan.
“Kita bersihkan tiang dan ornamen, menjelang perhelatan Piala Dunia,” ujar Suamba.
Lebih lanjut dijelaskan, pembersihan dilakukan mulai dari bagian tiang sampai lampu.
Dimana, saat ini kondisi tiang dan lampu banyak tertempel debu. Beberapa bagian juga, kata dia berkerak.
“Dicoba dulu untuk dibersihkan dari kerak dan debu, kalau gak bisa ya dicat ulang. Kalau bola lampu chassingnya dibersihin dan dipasang ulang,” jelasnya.
Adapun jumlah lampu yang dibersihkan ini, kata dia, sebanyak 85 tiang kembar. Lampu ini ada di By Pass Darma Giri. Dari total tiang tersebut, ada sebanyak 340 bola lampu yang harus dibersihkan.
Selain itu juga ada 145 tiang tunggal dengan 435 bola lampu di Jalan Raya Bitra, Jalan Ciung Wanara dan Jalan Ngurah Rai.
“Semua dilakukan pemeliharaan, kita gunakan mobil crane dan petugas Dishub dalam pembersihannya,” ujarnya.
Dinas Perhuhungan (Dishub) Gianyar, Bali melakukan pembersihan terhadap lampu-lampu penjor di Kota Gianyar, Senin 20 Juni 2022. Hal ini dilakukan, selain perawatan juga untuk menyambut perhelatan sepak bola internasional atau Piala Dunia U21, yang akan menggunakan Stadion Dipta Gianyar sebagai venunya. (istimewa)
Namun terkait anggaran pemeliharaan ini, ia belum bisa menyebutkan. Sebab baru pertama kali dilakukan. "Baru permulaan, sedang dihitung berapa biaya yabg dibutuhkan," ujarnya. (*)