Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Dewan Bangli Siap Kawal Tambahan Anggaran BBM Pengawas Pajak

Pasalnya dalam kurun waktu setengah tahun, realisasi Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Kabupaten Bangli telah melampaui target yang ditetapkan.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Harun Ar Rasyid
ist
Suasana rapat kerja DPRD Bangli bersama BKPAD Bangli belum lama ini 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dewan Bangli mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Bangli, khususnga para pengawas pajak.

Pasalnya dalam kurun waktu setengah tahun, realisasi Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Kabupaten Bangli telah melampaui target yang ditetapkan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Budiada dalam rapat kerja DPRD Bangli bersama BKPAD belum lama ini.

Sesuai pemaparan pihak BKPAD Bangli, ungkapnya, hingga pertengahan tahun 2022 ini pajak hotel dari target Rp 220 juta, realisasinya telah mencapai Rp 323 juta lebih.

Suasana rapat kerja DPRD Bangli bersama BKPAD Bangli belum lama ini
Suasana rapat kerja DPRD Bangli bersama BKPAD Bangli belum lama ini (ist)

"Begitupun dengan pajak restoran yang ditarget Rp 1,6 miliar, realisasinya telah mencapai Rp 2,1 miliar. Tentunya kami sangat mengapresiasi kinerja pemerintah daerah, khususnya para petugas pengawas pajak," ungkapnya.

Terkait hal ini pula, Budiada yang didampingi Wakil Ketua I Komang Carles menegaskan siap mengawal penambahan anggaran BBM bagi para pengawas pajak dalam APBD Perubahan 2022, sesuai usulan BKPAD.

Mengingat para pengawas pajak tidak memiliki libur seperti para pegawai lainnya.

Terpisah, Sekretaris BKPAD Bangli, I Dewa Dewa Meranggi Adnyana mengungkapkan, realisasi target PHR ini tidak terlepas dari dibukanya pariwisata oleh pemerintah. Disamping juga terobosan pemerintah kabupaten Bangli, yang menempatkan petugas pengawas pajak di berbagai wajib pajak untuk optimalisasi PHR.

"Total ada 22 pengawas pajak. Mereka bertugas mencatat dan memfoto bill transaksi di restoran, untuk selanjutnya dilaporkan. Itu nantinya dicocokkan dengan pajak yang dibayar oleh wajib pajak," ungkapnya.

Kendati demikian, dalam pelaksanaannya terdapat masalah anggaran, berkaitan dengan BBM para pengawas yang tidak mencukupi. Pasalnya para petugas pengawas bekerja setiap hari, termasuk Sabtu dan Minggu.

"Kami sebenarnya sudah melakukan pergeseran anggaran, tapi masih kurang. Walau demikian, para pengawas tetap menjalankan tugas. Oleh sebab itu, pada APBD Perubahan ini kami mengajukan tambahan anggaran, dan kami berharap pihak dewan menyetujui," tandasnya. (mer)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved