MotoGP
Sindiran Keras Fabio Quartararo usai mendapatkan Long Lap Penalty: Saya Tidak Menyalip Lagi
Pembalap MotoGP Fabio Quartararo lontarkan sindiran keras kepada panitia yang memberikannya hukuman long lap penalti saat bertanding di sirkuit Assen
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pembalap MotoGP Fabio Quartararo lontarkan sindiran keras kepada panitia yang memberikannya hukuman long lap penalti saat bertanding di sirkuit Assen Belanda.
Pembalap asal Prancis tersebut memberikan sindiran karena banyak yang mengalami insiden balapan namun hanya dirinya yang mendapatkan penalti yangs erius dalam balapan nanti di MotoGP Inggris.
Fabio Quartararo mengatakan lewat unggahan di salah satu media sosialnya bahwa dirinya mengungkapkan selamat pada steward atas pekerjaan luar biasa yang dia sudah mereka lakukan.
Meskipun tidak berhasil finis saat balapan di Sirkuit Assen Belanda, Quartararo masihkokoh di puncak klasemen smenetara MotoGP 2022 dengan raihan poin yang masih sangat jauh dari pembalap yang lain.
Seperti diketahui, Juara bertahan MotoGP itu sempat mengalami jatuh dari motornya sebanyak 2 kali selama balapan.
Baca juga: MotoGP 2022: Alex Marquez Resmi Pindah dari Honda, Marc Marquez Dukung Penuh Keputusan Adiknya
Insiden pertama mendapat sorotan dari sang pembalap saat ia terjatuh dan menyeret Aleix Espargaro.
Akibat dari insiden itu, Fabio Quartararo pun harus menerima sensi dari steward MotoGP dan sanksi long lap penalty saat bertanding di MotoGP Inggris 2022 mendatang.
Sudah dijatuhi sanksi, pembalap berjuluk El Diablo itu justru memberikan sindiran keras.
Ia bahkan menyebut para pembalap sekalian tak usah melakukan aksi saling mendahului.
“Sekarang Anda tidak dapat mencoba untuk menyalip karena mereka pikir Anda terlalu ambisius. Sejak awal tahun beberapa pembalap mengalami 'insiden balapan' tetapi saya tampaknya terlalu berbahaya,”
“Selamat kepada Stewards atas pekerjaan luar biasa yang mereka lakukan. Lain kali saya tidak akan mencoba menyalip agar tidak berpikir bahwa mereka dapat menghukum saya," tulis Quartararo di Instastory akun Instagramnya seperti dikutip Mundo deportivo.
Baca juga: Pengamat MotoGP Berikan Respon, Carlo Penat: Pihak Yang Kalah, Fabio Quartararo
Pada saat Fabio Quartararo muncul di hadapan media di ruang pers Assen dan zona televisi campuran setelah kecelakaan gandanya dalam balapan, yang pertama "karena saya membuat kesalahan rookie," katanya.
Membuang lintasan Aleix Espargaro, adalah masih tidak menyadari keputusan Panel Pengawas atas insiden ini untuk memberikan sanksi kepadanya dengan 'penalti putaran panjang' saat balapan Silverstone berikutnya (7 Agustus), "karena terlalu ambisius dalam mencoba menyalip Aleix Espargaró di tikungan 5".
"Pebalap #20 tidak dalam posisi untuk menyelesaikan manuver dengan sukses dan kemudian jatuh, menyebabkan kontak dengan #41 dan memaksanya untuk pergi. Tindakan penghindaran yang dilakukan oleh Aleix Espargaró memungkinkannya untuk menghindari jatuh dan bergabung kembali. Namun, karirnya sangat terpengaruh," tulis catatan itu.
Pada hari Minggu, setelah secara pribadi meminta maaf kepada Aleix Espargaró di kotak Aprilia Racing, dia berbicara di depan para jurnalis, dia juga memposting posting lain di Instagram.
"Hari ini saya berkendara seperti pemula dan membuat kesalahan bodoh" , di mana, antara lain, Espargaró yang 'tersinggung' merespons dengan "kita semua membuat kesalahan, Anda adalah juara di dalam dan di luar lintasan", sebuah tanggapan yang disambut tepuk tangan oleh banyak orang.
Baca juga: Duo VR46 Raih Kemangan diSirkuit Assen MotoGP Belanda, Rossi: Ini Kabar Menggembirakan!
Namun Senin ini melalui Stories di Instagram, Fabio untuk pertama kalinya mengacu pada keputusan sanksi yang diperoleh dia menyindir sanksi itu.
"Yah, 'long lap' untuk balapan berikutnya. Sekarang Anda tidak bisa mencoba menyalip karena mereka pikir Anda terlalu ambisius. Sejak awal tahun, beberapa pembalap mengalami 'insiden balapan', tapi ternyata saya terlalu berbahaya".
"Selamat kepada Stewards atas pekerjaan luar biasa yang mereka lakukan. Lain kali saya tidak akan mencoba menyalip agar tidak berpikir bahwa saya bisa dihukum. Selamat berlibur semuanya, sampai jumpa di Silverstone,” tulisnya.
Massimo Meregalli, manajer tim Monster Energy Yamaha, juga menentang keputusan Stewards MotoGP FIM.
"Kami melihat kecelakaan pertama Fabio sebagai insiden balap dan kami percaya bahwa keputusan Race Direction untuk menghukumnya untuk balapan berikutnya bukanlah hanya sulit mengingat dia tidak memecat siapa pun dan Aleix masih mencetak poin, tetapi juga tidak konsisten dalam kaitannya dengan insiden lain yang telah kita lihat di Grand Prix sebelumnya yang tidak dihukum," katanya.
Meski gagal finish, Fabio Quartararo masih menguasai posisi puncak klasemen MotoGP 2022.
Baca juga: Terima Hukuman LLP MotoGP 2022, Quartararo Harus Yakin Bisa Kembali, Esprit!
El Diablo saat ini memimpin dengan 173 poin miliknya.
Tetapi ia harus lebih was-was karena pesaingnya mulai mendekat.
Aleix Espargaro menyusul di posisi kedua dengan 151 poin
Diikuti oleh Johan Zarco di posisi ketiga dengan 114 poin.
Juara MotoGP Belanda 2022, Francesco Bagnaia melesat di posisi keempat dengan 106 poin.
Klasemen MotoGP 2022
1 Fabio Quartararo 172
2 Aleix Espargaro 151
3 Johann Zarco 114
4 Francesco Bagnaia 106
5 Enea Bastianini 105
6 Brad Binder 93
7 Jack Miller 91
8 Joan Mir 77
9 Alex Rins 75
10 Miguel Oliveira 71
11 Jorge Martin 70
12 Maverick Viñales 62
13 Marc Marquez 60
14 Marco Bezzecchi 55
15 Luca Marini 52.(*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul MotoGP 2022: Fabio Quartararo Beri Sindiran Usai Dijatuhi Sanksi, Sebut Pembalap Mending Gak Nyalip
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/fabio-quartararo-di-sirkuit-assen-belanda.jpg)