Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

KBRI Moskow Gelar Master Class Wayang Kulit untuk Murid Rusia, Begini Reaksi Anak-anak

Seluruh anak antusias mewarnai wayang kertas sambil sesekali berceloteh tentang kehebatan tokohnya masing-masing.

Editor: Kander Turnip
Kedubes RI Moskow
KBRI Moskow menerima kunjungan 10 siswa sekolah "Volshebniy Korabl” (Magic Ship) usia 7 sampai 11 tahun guna mengikuti master class wayang kulit dan pengenalan pertunjukan gamelan di KBRI Moskow, Rusia, Sabtu 2 Juli 2022. 

KBRI Moskow Gelar Master Class Wayang Kulit untuk Murid Rusia, Begini Reaksi Anak-anak

TRIBUN-BALI.COM, MOSKOW - Upaya pengenalan Indonesia melalui kegiatan seni budaya kepada masyarakat negara akreditasi merupakan salah satu tugas KBRI Moskow yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

Untuk itu KBRI Moskow telah menerima kunjungan 10 siswa sekolah "Volshebniy Korabl” (Magic Ship) usia 7 sampai 11 tahun guna mengikuti master class wayang kulit dan pengenalan pertunjukan gamelan, Sabtu 2 Juli 2022.

Para murid didampingi Direktur sekolah, Ekaterina Nashchokina, guru kesenian Anastasiya Marakhina, dan beberapa orangtua.

Baca juga: Dubes RI Moskow Bacakan Puisi Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono

Mewakili Dubes RI Moskow, Korfung Pensosbud Nanang Fadillah mengapresiasi Direktur sekolah Volshebniy Korabl yang telah mengajak para muridnya mengisi libur musim panas ini dengan berkunjung ke KBRI guna berkenalan dengan seni wayang kulit Indonesia.

“Baru dua hari lalu Presiden Joko Widodo bertemu Presiden Vladimir Putin dan menyepakati peningkatan kerjasama bilateral, di antaranya dalam bidang kebudayaan. Dengan begitu, kunjungan murid sekolah Volshebniy Korabl ini merupakan pelaksanaan dari pertemuan kedua Presiden kita,” ujar Nanang Fadillah disambut ujaran setuju Direktur sekolah.

Baca juga: 200 Warga Indonesia Salat Idul Fitri 1443 Hijriyah di KBRI Moskow, Begini Situasinya

Kegiatan master class dimulai dengan presentasi power point tentang wayang kulit, peran dalang, pertunjukan gamelan dsb oleh Anastasia Marakhina guru kesenian yang juga alumnus Dharmasiswa ISI Padang Panjang tahun 2020 serta Tri Koyo, dalang wayang yang juga pimpinan Sanggar Gamelan Dadali KBRI Moskow.

Selanjutnya kepada anak-anak diberikan lembar karton yang telah tergambar tokoh-tokoh wayang untuk diwarnai dengan cat air lalu digunting dan diberi lidi berperekat membentuk wayang kertas.

Seluruh anak antusias mewarnai wayang kertas sambil sesekali berceloteh tentang kehebatan tokohnya masing-masing: Gatot Kaca, Arjuna, Kunti, Hanoman, Petruk, Rama, Sinta, Rahwana, Sri Kandi, dan Krisna.

Baca juga: Semarak Batik Indonesia di Moskow, Begini Komentar Dubes Tavares, Jurnalis, Seniman, Mahasiswi Rusia

Kesan mendalam dari kegiatan master class wayang kulit dirasakan seluruh anak.

“Tadi saya melukis Gatot Kaca, badannya hitam, bisa terbang, saya senang dengan tokoh ini” ujar Adam (8).

“Saya senang dengan Sinta, namun tadi agak sulit memberi warna di wajahnya,” kata Masha (7).

Seusai mengikuti master class dan foto bersama dengan membawa tokoh wayang kertas buatan masing-masing, seluruh anak diajak menonton pagelaran singkat wayang kulit dan diajarkan memainkan beberapa instrumen gamelan oleh Tri Koyo.

Direktur sekolah Volshebniy Korabl Ekaterina Nashchokina menyatakan, kekaguman atas presentasi wayang kulit dan pertunjukan gamelan yang telah memberi wawasan baru bagi dirinya dan juga murid-murid sekolah Volshebniy Korabl mengenai kekayaan budaya Indonesia.

Baca juga: Warga Rusia Turut Peringati Hari Kartini di Moskow

“Mudah-mudahan kelak saya dan anak-anak dapat menyaksikan langsung pertunjukan wayang kulit dan seni budaya Indonesia lainnya di Indonesia serta dapat merasakan sendiri keindahan alam, gunung, laut, kuliner maupun keramahtamahan bangsa Indonesia,” ujar Ekaterina.

Sekolah Volshebniy Korabl merupakan children center di Moskow yang mendidik anak usia pra-sekolah dan tingkat dasar dengan berbagai metode dan materi pembelajaran moderen guna mengembangkan kepribadian, intelektualitas, kreativitas, koordinasi, dan komunikasi anak sejak dini. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved