Berita Nasional
Menlu Retno Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Peserta G20 di Bali
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menghadiri Pertemuan Menlu G20, berkomitmen untuk memperkuat kerja sama
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Fiji juga mengapresiasi peran aktif Indonesia dalam berbagai isu global, seperti penanganan pandemi Covid-19, dan upaya menghentikan perang.
Dalam konteks kerja sama bilateral, Fiji mengapresiasi bantuan teknis Indonesia, antara lain dalam bentuk pembangunan salah satu sekolah di Fiji, dan pelatihan teknik sipil, dalam kerangka pengembangan sumber daya manusia.
Dalam pertemuan telah dibahas juga secara khusus komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama dalam penanganan perubahan iklim dan pencapaian SDGs.
Kedua Menlu juga menyampaikan harapan agar dapat segera diselesaikannya pembahasan FTA Indonesia-Fiji.
PM Bainimarama kembali menegaskan penghormatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia.
Pertemuan bilateral dengan Menlu Australia, Penny Wong juga dilakukan Menlu Retno pada hari ini.
Australia menegaskan kembali dukungannya terhadap presidensi Indonesia di G20 yang dijalankan di tengah situasi yang tidak mudah.
Kedua Menlu sepandangan bahwa G20 harus terus bekerja agar tetap relevan dan mampu membantu mencari solusi atas berbagai permasalahan ekonomi global.
Menlu RI dan Menlu Australia juga anggota dalam forum MIKTA yang akan melakukan pertemuan di Bali pada Kamis 7 Juli 2022, di mana upaya mencari solusi damai di Ukraina menjadi salah satu agenda pembahasannya.
Dalam pertemuan telah dibahas juga mengenai situasi terkini di Myanmar.
Keduanya sepakat mengenai pentingnya dialog nasional yang inklusif dan pentingnya mengembalikan demokrasi.
Menlu Retno juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri India, Dr. S. Jaishankar.
Pada kesempatan tersebut, Menlu Jaishankar menyampaikan kembali dukungan India terhadap Presiden G20 Indonesia.
Menlu India juga sampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Indonesia yang dapat menghadirkan semua Menlu G20 dalam pertemuan kali ini ditengah situasi dunia yang menghadapi banyak tantangan saat ini.
Kedua Menlu sepandangan pentingnya penguatan suara negara berkembang.