Berita Bali

Sidang Dugaan Suap DID Tabanan, Diduga Terpapar Covid, Eka Wiryastuti Jalani Sidang Secara Online

Sidang dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan kembali bergulir di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

Tribun Bali/Putu Candra
Sidang DID Tabanan dengan terdakwa Eka Wiryastuti direncanakan akan digelar secara daring, Selasa 12 Juli 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sidang dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan kembali bergulir di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa, 12 Juli 2022.

Namun sidang kali ini digelar secara daring atau online Ini lantaran Mantan bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti (46) yang menjadi terdakwa dalam perkara ini diduga terpapar Covid-19. 

"Kami baru saja mendapat informasi dari jaksa penuntut KPK bahwa terdakwa Ni Putu Eka Wirtayastuti tidak bisa mengikuti sidang secara langsung," jelas Warsa T Bhuwana selaku anggota tim penasihat hukum Eka Wiryastuti saat ditemui sebelum sidang. 

Baca juga: Menuju Pemilu 2024, Banteng Tabanan Tak Khawatir Sukaja Balik ke Golkar

Pihaknya mengatakan, tim penasihat hukum baru mengetahui kabar Eka Wiryastuti terpapar covid pagi ini. "Kami baru mendengar kabar bu Eka kena Covid baru tadi pagi. Kami diberitahu oleh jaksa KPK," jelas Warsa T Bhuwana. 

Meski terpapar Covid, sidang direncanakan akan tetap digelar dengan agenda pemeriksaan para saksi yang dihadirkan jaksa penuntut KPK. Putri dari Ketua DPRD Propinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama ini pun akan menjalani sidang daring dari Polda Bali. 

Baca juga: Lakalantas di Selemadeg Tabanan, Truk Terguling Masuk ke Kebun Sedalam 4 Meter

"Mungkin nanti sidangnya, kami di sini ( Pengadilan Tipikor Denpasar), kemudian bu Eka sidang dari Polda," terang Warsa T Bhuwana. 

"Jadi kapan kenanya (covid) kami belum mendapat informasi secara resmi. Mungkin nanti akan disampaikan oleh jaksa penuntut KPK melalui persidangan," imbuhnya. 

Ini juga disampaikan I Gede Wija Kusuma selaku koordinator penasihat hukum Eka Wiryastuti. Ia menyebutkan, kliennya diduga terpapar covid berdasarkan hasil rapid test. 

"Kemarin hasil rapid positif, tadi pagi test PCR dan hasilnya baru keluar nanti sore. Hasil test ini kami dapatkan berdasarkan informasi petugas Tahti (tahanan dan barang bukti) Polda Bali," tambahnya. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved