Pemilu 2024

Elektabilitas Ganjar Pranowo Terus Melejit, Tapi PDIP Malah Tak Lirik Kader Potensial

Nama Ganjar kian melambung dengan margin yang cukup jauh dari nama mentereng lainnya seperti Prabowo dan Anies Baswedan.

TRIBUN-BALI.COM / Pawit Wasista Mantik
Ganjar Pranowo saat menjadi bintang tamu di Pocast Tribun-Bali.com pada Selasa 10 Mei 2022. Elektabilitas Ganjar terus menanjak namun balum dapat restu dari PDIP maju Pilpres 2024. 

TRIBUN-BALI.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati posisi puncak hasil survei elektabilitas nasional calon presiden dalam Pilpres 2024 yang dirilis Parameter Politik Indonesia (PPI).

Namanya kian melambung dengan margin yang cukup jauh dari nama mentereng lainnya seperti Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Berdasarkan pilihan top of mind, Ganjar unggul dengan 25,4 persen. Prabowo Subianto di posisi kedua dengan 19,0 persen baru kemduian Anies Baswedan dengan 17,8 persen.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, selisihnya cukup jauh yakni 5 persen lebih.

“Ganjar Pranowo sementara ini mendapat dukungan tertinggi pada skenario elektabilitas terbuka, elektabilitas 14 nama, 10 nama, 7 nama, 5 nama dan 3 nama," ujarnya dalam paparan survei secara daring, Selasa 12 Juli 2022.

Baca juga: Cara Santai Ganjar Pranowo Tanggapi Pidato Ketum PDIP Megawati, Hasto Kristiyanto Beri Sinyal

Sementara itu, untuk simulasi tiga nama elektabilitas calon presiden tertutup, Ganjar memperoleh 32,2 persen dukungan.

Prabowo menyusul dengan raihan 26,4 persen dan Anies di posisi terbawah dengan 22,3 persen.

Ganjar berada di puncak pada semua simulasi Elektabilitas Capres pada 14 nama hingga 3 nama.

Para responden ditanya jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dan Presiden Jokowi tidak boleh ikut mencalonkan diri kembali, siapakah tokoh nasional yang akan anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?

Jawabannya, kata dia, yaitu Ganjar Pranowo.

Adi menjelaskan berdasarkan survei, Ganjar dipilih menjadi presiden karena kinerjanya terbukti (26,2 persen), merakyat (24,4 persen), dan memiliki sifat yang baik (14 persen).

Adi mengungkap, secara umum masyarakat Indonesia memilih berdasarkan psikologis. Di sisi lain memang ada faktor sosiolgis.

"Sementara faktor sosiologis seperti agama, suku dan kedaerahan tampak tidak berpengaruh besar pada pilihan masyarakat. Ganjar Pranowo dipilih karena dianggap terbukti kinerjanya di Jateng," imbuhnya.

Survei dilakukan pada 15-29 Juni 2022 dengan metode teleponing menggunakan kuisioner yang dilakukan enumerator terlatih.

Baca juga: Ganjar Pranowo Resmi Dipilih NasDem Jadi Capres Bersama Anies dan Erick Thohir, Puan Komentari Ini

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved