Sponsored Content
Hadir di Bali, PVG Harapkan Bali Jadi Contoh Pengembangan Pembayaran Digital di Indonesia
Hadir di Bali, PVG Harapkan Bali Jadi Contoh Pengembangan Pembayaran Digital di Indonesia
Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hingga saat ini pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) semakin pesat.
Dukungan pemerintah daerah terhadap sektor UMKM pun menjadikan sektor ini semakin berkembang.
Pandemi yang telah terjadi sejak dua tahun terakhir ternyata memberikan pengaruh kepada para pelaku UMKM.
Secara tidak langsung, mereka juga harus melek akan teknologi yang semakin maju akibat pandemi.

Pencatatan keuangan secara manual masih dilakukan oleh sebagian besar pelaku usaha karena sulit beradaptasi dengan teknologi yang ada.
Kondisi ini kemudian mengakibatkan kemajuan ekonomi di Indonesia cukup terhambat.
Melihat hal ini, Vlad Ayukaev pun membantu pelaku UMKM melalui produk teknologi dari perusahaannya, Pintar Ventura Group.
Pintar Ventura Group (PVG) sendiri adalah sebuah startup builder yang bergerak untuk meneliti, mengembangkan, dan berinvestasi dalam peluang bisnis.
Peluang bisnis yang mereka geluti adalah bisnis yang berkembang di pasar fintech Indonesia.
Perusahaan yang berdomisili di Jakarta ini memiliki dua produk teknologi yaitu Posy - Kasir Online dan Klikoo, aplikasi pembayaran.
Sejak berdiri tahun 2021, PVG telah memiliki 60 anggota tim yang melayani 10.000 lebih klien bisnis.
Perkembangan yang cukup baik di Jakarta membuat PVG kemudian melebarkan sayapnya ke Pulau Dewata, Bali.
“Ada banyak peluang di Bali, ada banyak UMKM.
Dan setelah kami lihat, Bali siap untuk menerima kami,” ujar Vlad Ayukaev.
Menurut Vlad, Bali memiliki potensi untuk pengembangan UMKM dengan pembayaran digitalnya.