Berita Denpasar

Petugas di Denpasar Selatan, Mendata Penduduk Non Permanen

- Petugas gabungan bersama Perangkat Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar melaksanakan pendataan administrasi kependudukan non permanen at

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Harun Ar Rasyid
ist
Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Perangkat Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar saat melakukan pengecekan kependudukan Selasa 26 Juli 2022 sore. (Polsek Denpasar Selatan). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Petugas gabungan bersama Perangkat Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar melaksanakan pendataan administrasi kependudukan non permanen atau tinggal sementara.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa 26 Juli 2022 sore itu berlangsung sebagai wujud untuk menertibkan penduduk pendatang di wilayah tersebut.

Petugas gabungan dari Bhabinkamtibmas Polsek Denpasar Selatan, TNI dan Perangkat Desa itu juga mendara penduduk baik yang ada di dalam Provinsi seperti dari luar Kota Denpasar dan juga dari luar Provinsi Bali.

Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Perangkat Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar saat melakukan pengecekan kependudukan Selasa 26 Juli 2022 sore. (Polsek Denpasar Selatan).
Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Perangkat Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar saat melakukan pengecekan kependudukan Selasa 26 Juli 2022 sore. (Polsek Denpasar Selatan). (ist)

Perangkat Desa dan petugas mendata bagi penduduk yang tidak memiliki surat tanda lapor diri (STLD) yang diatur dalam tatanan hidup baru di wilayah Banjar wilayah Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Perbekel Desa Sanur Kaja, I Made Sudana terlihat hadir dalam kegiatan tersebut bersama Bhabinkamtibmas Polsek Denpasar Selatan, Sekdes Desa Sanur Kaja, Babinsa, Kasi Pemerintahan, Kasi Kesra, Kepala Dusun Banjar Wirasana, Kepala Dusun Banjar Buruwan, Staf Desa Sanur Kaja dan Linmas setempat.

Adapun sasarannya ke wilayah Jalan Sedap Malam, Lingkungan atau Banjar Belong, Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar dan beberapa tempat lainnya di wilayah tersebut.

Kompol Made Teja Dwi Permana selaku Kapolsek Denpasar Selatan mengatakan kegiatan ini memang perlu dilakukan untuk mendata penduduk pendatang dan mencegah adanya kasus yang terjadi di wilayah hukumnya.

"Ini upaya yang baik untuk mendata penduduk. Administrasi ini dilakukan untuk menjaga situasi di wilayah Denpasar Selatan tetap aman," ujar Kompol Made Teja, Selasa 26 Juli 2022.

Terpisah, ia mengatakan selama kegiatan itu, penduduk non permanen yang ditemukan tanpa memberikan informasi diri tercatat ada enam orang yang ber-KTP Bali sedangkan 27 lainnya berasal dari luar Bali.

"Hasil pemeriksaan ada 33 orang. 22 laki-laki dan 11 orang perempuan. Ada dari Bali tapi bukan dari Denpasar, sisanya dari luar Bali," terangnya.

Dalam kegiatan itu, ia menyebut Bhabinkamtibmas Desa Sanur Kaja Aiptu I Made Sucantra turun langsung mendampingi perangkat Desa untuk mendata penduduk non permanen.

Ia juga memberikan pengarahan di masing-masing tempat tinggal penduduk (sebuah kos) untuk segera mengurus STLD di kantor Desa dan melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan oleh Desa.

"Tidada ada pungutan biaya dalam mengurus STLD tersebut," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan jika kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan sesuai arahan pimpinan, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas.

"Harapannya, ini untuk mengutamakan pengecekan identitas maupun kegiatan warga pendatang baru," pungkas Kompol Made Teja.

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved