Transfer Pemain

Pengusaha Asal Manado Ini Fasilitasi 3 Pemain U-16 Dari Sulawesi Utara Untuk Gabung AC Milan Academy

Tiga pemain muda sepakbola asal Sulawesi Utara dikabarkan lolos seleksi road to AC Milan Academy yang difasilitasi pengusaha Sonya Selviana Kembuan.

HandOut/Ist
Tiga pemain muda sepakbola asal Sulawesi Utara dikabarkan lolos seleksi road to AC Milan Academy yang difasilitasi pengusaha Sonya Selviana Kembuan. Ketiga pemain tersebut yakni Bintang Tiwa (Bolmong Raya), Farel Wenas (Talaud), dan Fatturahman Carlos (Manado).  

TRIBUN-BALI.COM - Tiga pemain muda sepakbola kelompok usia  U-16 asal Sulawesi Utara (Sulut) dikabarkan lolos seleksi road to AC Milan Academy yang difasilitasi pengusaha asal Manado, Sonya Selviana Kembuan.

Tiga pemain yang dikirim ke akademi  AC Milan di Forte dei Marmi, Tuscany, Italia, disebut sudah berlatih  di Stadium Comunale 'carlo Necchi'.

Ketiga pemain tersebut yakni Bintang Tiwa (Bolmong Raya), Farel Wenas (Talaud), dan Fatturahman Carlos ( Manado). 

Mereka dilatih langsung oleh pelatih senior asal Italia, Alberico Evany (Kiko) dan Roberto Mussi.

Sonya Selviana Kembuan dalam keterangannya menyatakan, kesediannya memfasilitasi ketiga pemain muda itu berlatih ke  AC Milan Academy didasari atas kepeduliannya terhadap perkembangan prestasi sepakbola.

“Terus terang saya gila bola dan saya ingin mengambil peran dalam rangka meningkatkan prestasi Sepakbola Indonesia pada umumnya dan Sulawesi Utara pada khususnya." ujar Sonya dikutip Senin (1 Agustus 2022)

"Saya melihat potensi pesepakbola Indonesia sangat bagus cuma butuh dukungan dari berbagai pihak makanya saya berinisiatif memulainya dengan harapan akan diikuti oleh para pihak terutama pemerhati sepakbola Indonesia," lanjutnya.

Sonya pun mengatakan program ini akan dilakukan berkesinambungan.

Dia menyebut akan berusaha agar suatu waktu pemain asal Indonesia dapat merumput di Italia bahkan klub kelas dunia lainnya.

Baca juga: SOSOK Charles De Ketelaere, Pemain Baru AC Milan Yang Multi Talenta, Nyaris Jadi Atlet Tenis

Menurutnya, secara skill dan kemampuan pemain yang telah dikirim ini belum tereksploitasi seratus persen karena metode pelatihannya belum maksimal seperti penjelasan dari Alberico Evani dan Roberto Mussi.

“Saya ingin melihat pesepakbola Indonesia bisa merumput di Italia dan klub kelas dunia lainnya karena menurut pelatih, pada AC Milan Academy, kemampuan para pemain yang dikirim baru tereksploitasi sekitar lima puluh persen." ujar Sonya.

"Makanya saya optimis Jika kita rutin mengirim pemain ke AC Milan Akademi maka kita akan memperoleh pemain kelas dunia di masa mendatang dan ini butuh dukungan serta kepedulian bersama para pemerhati Bola Indonesia, PSSI dan Pemerintah,” tegas wanita yang bersama sang Suami Herman Umbas mengantarkan langsung ketiga pemain U-16 asal Sulawesi Utara ke Italia.

Soal kenapa hanya pemain muda dari Sulut yang dikirim ke Italia, Sonya mengatakan dia memulai program dari Sulut,  kampung halamannya.

Selain itu, dia juga mengenal pelatih-pelatih di Sulut yang diajak untuk membantu dalam tahap seleksi awal untuk kemudian dikirimkan ke Italia dan dipilih langsung oleh Alberico Evani dan Roberto Mussi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved