Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

BMKG Akan Pasangan Alat HF - Radar Maritim di Karangasem

Badan Meteorologi,  Klimatologi, serta  Geofisika (BMKG) kerja sama dengan BPBD Karangasem berencana membangun dua titik HF - Radar Maritim di Pesisir

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Badan Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) kerja sama dengan BPBD Karangasem berencana membangun dua titik HF - Radar Maritim di Pesisir Pantai Karangasem, Rabu 3 Agustus 2022. 

TRIBUN-BALI. COM, KARANGASEM - Badan Meteorologi,  Klimatologi, serta  Geofisika (BMKG) kerja sama dengan BPBD Karangasem berencana membangun dua titik HF - Radar Maritim di Pesisir Pantai Karangasem.

Yakni  Pesisir Pantai Antiga Kelod dan Seraya, Kabupaten Karangasem.


Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengungkapkan, pembangunan HF - radar Maritim sudah mulai dilakukan.

Baca juga: Kebut Vaksinasi, BIN Gelar Vaksin Massal di Kelurahan Karangasem

Rabu 3 Agustus 2022, petugas gabungn telah memasang patok batas pembangunan di 2 titik.

Di antaranya, seputaran Pantai di Antiga Kelod, dan Pantai Seraya.


"Kemarin kita melakukan kegiatan lanjutan setelah sosoalisasi serta survei lokasi  pemasangan HF - Radar  Maritim."

"Agendanya yakni memasang patok pembangunan HF - Radar  Maaritim di Pantai di Antiga Kelod, serta Pantai  Batu  Telu, Seraya,"kata Arimbawa, Kamis 4 Agustus 2022.


HF - Radar Maritim memiliki banyak fungsi.

Di antaranya untuk pencarian dan penyelamatan (SAR), sebagai pemantauan perubahn iklim, gelombang laut serta arus, sebagai sistem peringatan dini tsunami, dan pelacakan tumpahan minyak, serta pemantauan prpindahan ikan tangkap.


Ia menambahkan untuk pemasangan patok berjalan  lancar.

Pemangku  kewilayahan Desa Antiga Kelod dan masyarakat menyatakan setuju.

Baca juga: GEMPA Karangasem, Bangunan Rusak Diusulkan Dapat Dibantu Provinsi Bali

Kegiatan pemasangan patok pembatas pembangunan HF - Radar Maritim di  Pantai Antiga  Kelod, Kec. Manggis jalan  lancar, tidak ada kesulitan.


"Setelahnya langsung dilakukan perijinan secara niskala dengan dihaturkan pejatian di tempat pembangunan HF - Radar Maritim," ungkapnya.


Sedangkan di Seraya sempat ada diskusi dan perdebatan dengan masyarakat yang tak mengikuti sosialisasi sebelumnya.

Setelah dijelaskan, warga menerima.

Pemasangan patok  dilakukan di Pantai Batu Telu.

Setelah itu dilanjutkan perijinan secara niskala, haturkan pejatian di lokasi.


"Begitu pasang patong, baru mulai pembangunan fisik gedungnya. Setelah itu pemasangan alatnya. Kegiatan ini bersinergi dengan Pemda Karangasem," imbuh IB Ketut Arimbawa, mantan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem. (*)
 
 
 

Berita lainnya di Berita Karangasem

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved