Berita Bali
Warga Ancam Laporkan Sekolah Poltrada Bali, Sebut Tes Kesehatan Banyak Kejanggalan
Orangtua siswa: selain tak transparan, pengumuman tes kesehatan di Poltrada Bali juga mencurigakan.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: I Putu Darmendra
TRIBUN-BALI.COM - Orangtua siswa menuding hasil tes kesehatan di sekolah Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali, tidak transparan.
Orangtua yang anaknya tidak lulus Poltrada Bali mendatangi sekolah yang berada di kawasan Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar itu.
Mereka mendatangi sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan itu sejak 4-5 Agustus 2022.
Orangtua siswa mempertanyakan hasil tes kesehatan yang membuat anak mereka tak lulus seleksi. Mereka menilai tes kesehatannya tidak transparan dan banyak kejanggalan.
Koordinator orangtua siswa, I Nyoman Suardika mengatakan, kedatangan pihaknya ke Poltrada Bali untuk menanyakan hasil tes kesehatan dalam tes lanjutan seleksi yang menyebankan anak-anak mereka tidak lulus.
Suardika mengatakan, ia tidak mempermasalahan anak-anaknya tidak lulus calon taruna di sekolah kedinasan tersebut.
Baca juga: Poltrada Bali Bakal Miliki Perpustakaan Digital, Menhub Budi Karya Resmikan Gedung Baru
Namun yang menjadi persoalan adalah hasil tes kesehatan yang dilakukan Poltrada Bali dinilai tidak transparan.
“Kami ingin menanyakan di bagian mananya kesehatan anak-anak kami tidak lulus. Kami ingin tahu hasilnya," tegas Suardika.
Kata dia, sebelum melakukan tes kesehatan di Poltradra, anaknya dan belasan siswa lainnya telah melakukan medical check up di RSAD dan secara keseluruhan dinyatakan hasilnya bagus.
“Kami ingin minta hasil tes kesehatannya, karena anak-anak kami melakukan tes kesehatan tidak gratis, tapi membayar Rp 1,8 Juta lebih.
Jadi wajib dong kami tahu gangguan kesehatan anak kami yang membuat mereka tidak lulus,” ujarnya.
Selain dinilai tak transparan, kata dia, pengumuman tes kesehatan tersebut juga mencurigakan.
Sebab hasil tes yang seharusnya diumumkan 21 Juli 2022, tapi pihak Poltrada baru mengeluarkan hasilnya Rabu 3 Agustus 2022.
“Ini sangat aneh, ada anak yang jelas kondisi fisiknya bentuk O dan mata minus, serta tinggi badan di bawah dari yang dipersyaratkan justru dinyatakan lolos.
Kemudian dari semua jenjang tes yang dilakukan, anak kami berada di atas rata-rata, SKD juga lolos dan dinyatakan sangat memenuhi syarat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/poltrada-bali-orangtua-protes.jpg)