Berita Karangasem

KEBOCORAN PAJAK MBLB Diatasi Portal Digital, Ini Kata Kepala BPKAD Karangasem Wayan Ardika

Jumlah kebocoran pajak MBLB ini, diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan unit per hari. Solusinya dengan membangun portal digital di Karangasem.

istimewa
ilustrasi truk pembawa material - Terjadinya kebocoran di sektor pajak mineral bukan logam dan bebatuan (pajak MBLB), masih ditemukan di Kabupaten Karangasem. Jumlahnya kebocoran pajak MBLB ini, diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan unit per hari. Seandainya dirupiahkan, angka kebocoran pajak MBLB ini diperkirakan mencapai puluhan juta. Kepala Badan Pengeelola Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Karangasem (BPKAD Karangasem), Wayan Ardika, mengakui, ada kebocoran di sektor pajak MBLB. Tetapi jumlahnya, kata dia, lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Rata - rata kendaraan yang mengangkut meterial melalui jalur tikus, tidak terpantau petugas. 

TRIBUN-BALI.COM - Terjadinya kebocoran di sektor pajak mineral bukan logam dan bebatuan ( pajak MBLB), masih ditemukan di Kabupaten Karangasem.

Jumlahnya kebocoran pajak MBLB ini, diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan unit per hari.

Seandainya dirupiahkan, angka kebocoran pajak MBLB ini diperkirakan mencapai puluhan juta.

Kepala Badan Pengeelola Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Karangasem ( BPKAD Karangasem), Wayan Ardika, mengakui, ada kebocoran di sektor pajak MBLB.

Tetapi jumlahnya, kata dia, lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Rata - rata kendaraan yang mengangkut meterial melalui jalur tikus, tidak terpantau petugas.

Baca juga: EKS GALIAN C Pemkab Klungkung Bernilai Sekitar Rp27 Miliar Bakal Dihibahkan ke Proyek PKB

Baca juga: KECELAKAAN Laut Terjadi di Tulamben Karangasem, Jukung Ditabrak Ferry, Begini Kondisinya

ilustrasi - Terjadinya kebocoran di sektor pajak mineral bukan logam dan bebatuan (pajak MBLB), masih ditemukan di Kabupaten Karangasem.

Jumlahnya kebocoran pajak MBLB ini, diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan unit per hari.

Seandainya dirupiahkan, angka kebocoran pajak MBLB ini diperkirakan mencapai puluhan juta.

Kepala Badan Pengeelola Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Karangasem (BPKAD Karangasem), Wayan Ardika, mengakui, ada kebocoran di sektor pajak MBLB.

Tetapi jumlahnya, kata dia, lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Rata - rata kendaraan yang mengangkut meterial melalui jalur tikus, tidak terpantau petugas.
ilustrasi - Terjadinya kebocoran di sektor pajak mineral bukan logam dan bebatuan (pajak MBLB), masih ditemukan di Kabupaten Karangasem. Jumlahnya kebocoran pajak MBLB ini, diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan unit per hari. Seandainya dirupiahkan, angka kebocoran pajak MBLB ini diperkirakan mencapai puluhan juta. Kepala Badan Pengeelola Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Karangasem (BPKAD Karangasem), Wayan Ardika, mengakui, ada kebocoran di sektor pajak MBLB. Tetapi jumlahnya, kata dia, lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Rata - rata kendaraan yang mengangkut meterial melalui jalur tikus, tidak terpantau petugas. (istimewa)

"Memang ada kebocoran pajak MBLB.

Tapi jumlahnya lebih kecil dibandingkn tahun sebelumnya.

Untuk persentase kebocoran pajak MBLB belum tahu detail," sebut Wayan Ardika, Minggu, 14 Agustus 2022, siang.

Mantan Sekretaris DPRD Karangasem ini, berjanji akan berusaha menekan kasus kebocoran di sektor pajak MBLB ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved