Berita Klungkung

EKS GALIAN C Pemkab Klungkung Bernilai Sekitar Rp27 Miliar Bakal Dihibahkan ke Proyek PKB

Pemkab Klungkung berencana akan menghibahkan aset di eks galian C, untuk kepentingan proyek PKB, akan dihibahkan ke Pemprov Bali nilai Rp27 miliar.

Istimewa
Pemkab Klungkung berencana akan menghibahkan aset di eks galian C, untuk kepentingan proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali). Nilai aset berupa tanah yang akan dihibahkan ke Pemprov Bali tersebut mencapai Rp27 Miliar. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menjelaskan sebelumnya gubernur Bali telah bersurat ke Pemkab Klungkung terkait permohonan hibah tanah ke Provinsi Bali. "Sekarang kami membahas konsep hibah aset ini, nilainya sekitar Rp 27 miliar," katanya Senin, 9 Agustus 2022.  Menurut Nyoman Suwirta, ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Klungkung untuk pembangunan PKB. Sehingga proses hibah ini tidak boleh terlalu lama. Dalam waktu dekat, Pemkab Klungkung akan bersurat ke Kejaksaan Negeri Klungkung untuk memohon pendapat hukum (legal opinion). "Kami akan bersurat ke kejaksaan memohon LO (legal opnion). Proses hibah ini harus sesuai ketentuan," jelasnya Nyoman Suwirta. 

TRIBUN-BALI.COM -  Pemkab Klungkung berencana akan menghibahkan aset di eks galian C, untuk kepentingan proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali). Nilai aset berupa tanah yang akan dihibahkan ke Pemprov Bali tersebut mencapai Rp27 Miliar.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menjelaskan sebelumnya gubernur Bali telah bersurat ke Pemkab Klungkung terkait permohonan hibah tanah ke Provinsi Bali.

"Sekarang kami membahas konsep hibah aset ini, nilainya sekitar Rp 27 miliar," katanya Senin, 9 Agustus 2022. 

Menurut Nyoman Suwirta, ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Klungkung untuk pembangunan PKB.

Sehingga proses hibah ini tidak boleh terlalu lama.

Dalam waktu dekat, Pemkab Klungkung akan bersurat ke Kejaksaan Negeri Klungkung untuk memohon pendapat hukum (legal opinion).

"Kami akan bersurat ke kejaksaan memohon LO (legal opnion).

Proses hibah ini harus sesuai ketentuan," jelasnya Nyoman Suwirta.

Pemkab Klungkung berencana akan menghibahkan aset di eks galian C, untuk kepentingan proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali). Nilai aset berupa tanah yang akan dihibahkan ke Pemprov Bali tersebut mencapai Rp27 Miliar.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menjelaskan sebelumnya gubernur Bali telah bersurat ke Pemkab Klungkung terkait permohonan hibah tanah ke Provinsi Bali.
Pemkab Klungkung berencana akan menghibahkan aset di eks galian C, untuk kepentingan proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali). Nilai aset berupa tanah yang akan dihibahkan ke Pemprov Bali tersebut mencapai Rp27 Miliar. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menjelaskan sebelumnya gubernur Bali telah bersurat ke Pemkab Klungkung terkait permohonan hibah tanah ke Provinsi Bali. "Sekarang kami membahas konsep hibah aset ini, nilainya sekitar Rp 27 miliar," katanya Senin, 9 Agustus 2022.  Menurut Nyoman Suwirta, ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Klungkung untuk pembangunan PKB. Sehingga proses hibah ini tidak boleh terlalu lama. Dalam waktu dekat, Pemkab Klungkung akan bersurat ke Kejaksaan Negeri Klungkung untuk memohon pendapat hukum (legal opinion). "Kami akan bersurat ke kejaksaan memohon LO (legal opnion). Proses hibah ini harus sesuai ketentuan," jelasnya Nyoman Suwirta. (Istimewa)

Meskipun demikian, penghibahan aset ini tetap harus meminta persetujuan dewan. Menurut Suwirta, pelimpahan ini harus dilihat dari pemanfaatan aset tersebut kedepannya.

" Kami tidak bicara nilai aset itu Rp27 miliar, tapi bagaimana manfaatnya nanti untuk Klungkung. Misal SDM, pajak dan restaurant. Jika pemanfaatannya maksimal, nilainya akan lebih dari aset itu," jelasnya.

DPRD Klungkung saat ini sudah memberikan lampu hijau untuk hibah aset ini.

" Cuma dewan mempertanyakan peruntukan untuk apa, dan posisi tanahnya dimana. Karena tanah disana (Eks Galian C) tanahnya tidak ada patok," ungkapnya.

Aset Pemkab Klungkung yang akan dihibahkan ke Pemprov Bali, yakni 9 bidang tanah yang saat ini direncanakan dimanfaatkan sebagai estuary dam di Desa Gunaksa dan Desa Tangkas seluas 17.750 M2.

Lalu 5 bidang tanah aset Dinas Perhubungan Klungkung dengan luas 123.374 M2 (12,3 Ha) yang sebelumnya merupakan akses jalan dan lokasi Pelabuhan Gunaksa.

Serta aset Bagian Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Klungkung seluas 600 M2 yang selama ini digunakan sebagai tanah kas Desa Jumpai. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved