Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE: Setahun Berjalan, Rumah Kasus Subang Dikembalikan, Yosef: Jangan Dihentikan Penyidikannya

Kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang hari ini memasuki setahun sejak pertama kali bergulir pada 18 Agustus 2021.

Tribun Jabar/Ahya Nurdin
Kondisi di TKP Kasus Subang memasuki setahun pada Rabu 17 Agustus 2022 sore. Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul SATU TAHUN Kasus Subang, Rumah Kembali ke Tangan Keluarga, Yosep Bersyukur namun Belum Puas, https://jabar.tribunnews.com/2022/08/18/satu-tahun-kasus-subang-rumah-kembali-ke-tangan-keluarga-yosep-bersyukur-namun-belum-puas. Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Seli Andina Miranti 

TRIBUN-BALI.COM, SUBANG UPDATE: Setahun Berjalan, Rumah Kasus Subang Dikembalikan, Yosef: Jangan Dihentikan Penyidikannya.

Kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang hari ini memasuki setahun sejak pertama kali bergulir pada 18 Agustus 2021.

Kedua jenazah korban kasu Subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan di bagasi mobil mereka yang terparkir kediamannya di Kampung Cisitu, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Adapun tempat penemuan kedua jenazah Tuti dan Amalia menjadi TKP lokasi pembunuhan Subang.

Sudah genap setahun Rumah Tuti dan Amalia yang menjadi TKP pembunuhan Subang pun telah dikembalikan polisi kepada Ayah Amalia dan Suami Tuti, Yosef Hidayat.

Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, kepada sejumlah wartawan menjelaskan, penyerahan kunci rumah TKP itu merupakan satu di antara poin yang tercantum dalam surat Yosef yang dilayangkan ke presiden.

Yosef meminta TKP diserahkan kepada keluarga.

"Beberapa hari yang lalu sempat menyampaikan surat terbuka kepada presiden, berharap perkara ini ada keadilan. Pak Yosef juga berharap perkara ini tidak dipetieskan (dihentikan penyidikannya), dan TKP ini yang terbengkalai untuk diserahkan kepada Pak Yosef," katanya.

Baca juga: KONDISI Terkini Tempat Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosep Senang Bisa Kembali Masuk Rumah

Namun demikian, kata Rohman, pihaknya akan menyerahkan kembali TKP kepada pihak kepolisian jika sewaktu-waktu akan digunakan.

Rohman juga menegaskan, pihaknya akan terus mendorong kepolisian untuk terus melakukan penyidikan terhadap kasus yang menimpa keluarga kliennya.

"Jangan sampai dipetieskan atau dihentikan kasus penyidikannya," tegas Rohman.

Ada Barang-barang yang Belum Dikembalikan

Lebih lanjut, Rohman pun mengungkapkan masih ada beberapa barang milik kliennya masih berada di tangan penyidik Polda Jabar.

"Polisi dari Polda Jabar baru menyerahkan rumah TKP ini saja kepada pihak keluarga. Kalau untuk barang-barang yang lain, masih belum dikembalikan, mungkin masih dibutuhkan dalam proses penyidikan polisi," ujar Rohman saat diwawancarai wartawan di TKP Jalancagak, Rabu 17 Agustus 2022 sore.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved