Bali

Diduga Putus Cinta, Pria Inisial GM Di Abiansemal Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Seorang pemuda berinisial GM (23) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di gudang kerupuk, ia di duga putus cinta hingga nekad akhiri hidup.

Istimewa
Tim forensik Polres Badung saat melakukan penanganan kasus gantung diri di Banjar Baler Pasar, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung pada Sabtu 21 Agustus 2022. 

Diduga Putus Cinta, Pria Inisial GM Di Abiansemal Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Seorang pemuda yang diketahui berinisial GM (23) nekat akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di gudang kerupuk yang berlokasi di Banjar Baler Pasar, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung. Pria  asal Buleleng itu diduga bunuh diri karena sakit hati akibat putus cinta.

Bahkan sebelum bunuh diri, Gede sempat sempat pesta arak. Termasuk meminta maaf ke teman-temannya melalui status di WhatsApp.

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana mengatakan, GM ditemukan tergantung di kayu penyangga atap di Banjar Baler Pasar, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Sabtu, 20 Agustus 2022 kemarin sekitar pukul 06.00. 

"GM ini karyawan swasta dan tinggal tak jauh dari lokasi. Bahkan sebelum di lokasi GM ini sempat jalan-jalan ke Karangasem," katanya, Minggu 21 Agustus 2022.

Sebelum mengakhiri hidupnya, GM bersama dua orang temannya minum arak sambil ngobrol di lokasi.

Setelah itu dua temannya kembali ke kamar untuk tidur.

Namun saat salah satu temannya bangun sekitar pukul 04.50 dia kaget melihat GM sudah gantung diri mengakhiri hidupnya.

"Kejadian tersebut dilaporkan ke pecalang setempat. Sehingga langsung dilakukan penanganan," ucap Sudana.

Dari keterangan teman-temannya, GM diketahui tidak memiliki masalah dan juga tidak mengalami menderita sakit.

Baca juga: Warga Nusa Penida Keluhkan Pembelian Pertalite Dengan Jerigen Dalam Jumlah Besar

GM diketahui tipe orang yang tertutup dan tidak pernah bercerita maslah pribadinya. 

"Beberapa jam sebelum ditemukan tewas atau sekitar pukul 00.30, GM sempat membuat status di WhatsApp yang berisi tulisan ampure semeton dan ada capture menangis," bebernya.

Selain itu GM juga diketahui telah putus dengan pacarnya sejak beberapa minggu belakangan.

Bahkan semenjak kejadian itu GM tidak memiliki pacar lagi, bahkan seakan prustasi.

"Diduga GM mengakhiri hidupnya karena sakit hati akibat putus cinta. Dugaan itu diperkuat berdasarkan pengecekan Hp korban," imbuhnya

Lebih lanjut Sudana mengatakan, pihak keluarga GM sudah mengikhlaskan kepergiannya dan tidak membuat laporan ke Polisi.

Bahkan jenazah secepatnya akan di bawa ke Singaraja.

"Dari pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian korban dan membuat surat pernyataan bahwa tidak akan mempermasalahkan terkait meninggalnya. Sebelumnya GM dibawa ke RS Mangusada Kapal oleh PMI Kabupaten Badung untuk dilakukan visum dan rencana dari keluarga, korban akan dibawa ke kampung halamannya untuk disemayamkan," imbuhnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved