Berita Bali

HASIL Autopsi Pastikan Agung Mirah Dibunuh, Simak Keterangan Polisi

Hasil autopsi Gusti AM, korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Gilimanuk dipastikan dibunuh. Simak berita selengkapnya.

ist
Hasil autopsi yang dilakukan oleh petugas forensik di RSUP Prof IGNG Ngoerah (RSUP Sanglah) Denpasar pun telah menemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan pada tubuh Agung Mirah, sebelum akhirnya ia meninggal dunia. 

TRIBUN-BALI.COM - Hasil autopsi terhadap Gusti Agung Mirah Lestari (42) wanita yang ditemukan mayatnya di Hutan Klatakan, Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Jembrana, telah keluar, Rabu (24/8).

Dirreskrimum Polda Bali Kombes Pol Surawan didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu yang dikonfirmasi, Kamis (25/8), mengatakan, penanganan kasus ini akan melibatkan tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Bali dan Satreskrim Polres Jembrana. 

"Tim Opsnal kami tengah melakukan penyelidikan saat ini," ucap Surawan. Pencarian pun dilakukan terhadap beberapa pria yang diduga membawa mobil korban. 

Baca juga: TRAGIS! Tinggalkan Dua Anak, Gusti AM Asal Badung Jadi Korban Pembunuhan

Baca juga: BEKAS Penganiayaan Terlihat Dari Hasil Autopsi Jasad Gusti AM, Kasus Penemuan Mayat di Gilimanuk 

Breaking News, sesosok mayat perempuan ditemukan di got pinggir Jalan Raya Jalur Denpasar-Gilimanuk.

Penemuan mayat perempuan ini sontak menggegerkan warga, pada Selasa 23 Agustus 2022.

Sosok mayat perempuan itu, ditemukan saat warga (saksi) hendak mencari rumput.

Saat ini pihak kepolisian Polres Jembrana sudah melakukan evakuasi mayat perempuan itu.

Serta akan dilanjutkan penyelidikan.

Sebab, belum diketahui mayat perempuan itu meninggal dunia karena apa.
Breaking News, sesosok mayat perempuan ditemukan di got pinggir Jalan Raya Jalur Denpasar-Gilimanuk. Penemuan mayat perempuan ini sontak menggegerkan warga, pada Selasa 23 Agustus 2022. Sosok mayat perempuan itu, ditemukan saat warga (saksi) hendak mencari rumput. Saat ini pihak kepolisian Polres Jembrana sudah melakukan evakuasi mayat perempuan itu. Serta akan dilanjutkan penyelidikan. Sebab, belum diketahui mayat perempuan itu meninggal dunia karena apa. (ist)

Hasil autopsi yang dilakukan oleh petugas forensik di RSUP Prof IGNG Ngoerah (RSUP Sanglah) Denpasar pun telah menemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan pada tubuh Agung Mirah, sebelum akhirnya ia meninggal dunia. " Autopsi sudah selesai dilakukan pada Rabu (24/8) dan ditemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan," ujarnya.

Bahkan dari pemeriksaan awal tim Inafis Polres Jembrana, ditemukan sejumlah luka di bagian kepala dan wajah korban. Tidak hanya itu pada kaki korban ditemukan pula luka bekas terseret dan sejumlah jarinya patah. Maka dari itu status saat ini membuat dugaan kuat bahwa wanita tersebut merupakan korban pembunuhan

Seperti yang diketahui bahwa wanita berstatus janda karena suaminya meninggal dunia yang bekerja di salah satu bank milik pemerintah di Kabupaten Gianyar ini awalnya berpamitan dengan keluarganya di rumah dengan membawa mobil jenis Honda Brio nopol DK 1792 FAL. Dan saat perjalanan pulang, ia juga sempat berkomunikasi dengan keluarga.

Nahasnya setelah itu wanita ini hilang kontak dengan keluarganya dan telah ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan di Hutan Klatakan, Jalan Denpasar – Gilimanuk, Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Jembrana, Selasa (23/8) lalu.

Sontak saat itu video penemuan mayat wanita ini viral di media sosial, karena saat itu korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup dan hanya menggunakan baju lengkap saja di tengah Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved