Liga Champions

Kata Zanetti Usai Inter Milan Masuk Grup Neraka Liga Champions, Sebut Inter Tak Takut Lawan Bayern

Namun legenda Inter, Javier Zanetti meyakinkan Inter Milan untuk tak ciut nyali, jangan pernah takut dan tetap menaruh rasa hormat kendati berada

Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ady Sucipto
dok ist/kolase Tribun Bali/twitter@inter
Hasil drawing UCL 2022/2023, Javier Zanetti komentari masuknya Inter Milan ke grup neraka di Liga Champions bersama Bayern Munchen, Barcelona, dan Viktoria Plzen. 

TRIBUN-BALI.COM, ITALIA – Inter Milan akhirnya masuk kedalam grup neraka di Liga Champions 2022/2023 bersama Bayern Munchen, Barcelona, dan Viktoria Plezen.

Namun legenda Inter, Javier Zanetti meyakinkan Inter Milan untuk tak ciut nyali, jangan pernah takut dan tetap menaruh rasa hormat kendati berada di grup neraka di Liga Champions.

Ya, Inter Milan dalam hasil drawing UCL 2022/2023 resmi berada di grup C Liga Champions 2022/2023 yang merupakan grup yang dihuni oleh raksasa klub Eropa.

Baca juga: Siap Hengkang dari Manchester United: Cristiano Ronaldo Ditawarkan ke AC Milan, Napoli dan Klub Ini

Kiprah I Nerazzurri di Liga Champions 2022/2023 akan mendapat ujian tak mudah musim ini, karena mereka akan menghadapi juara Bundesliga, raksasa Laliga Barcelona yang tengah merivitalisasi skuadnya dan jawara Liga Ceko, Viktoria Plzen.

Sebagaimana diketahui di kompetisi Liga Champions, hanya dua tim teratas yang bakal lolos ke babak 16 UCL 2022/2023.

Sementara penghuni ketiga akan masuk ke babak play-off Liga Europa.

 “Ini grup yang sangat sulit dan rumit dengan dua tim yang cenderung tampil sangat baik di kompetisi ini,” kata wakil presiden Inter, Zanetti dikutip Tribun Bali via Sky Sport Italia, Kamis 25 Agustus 2022.

Sebagaimana kiprah Inter Milan musim lalu, mereka harus menghadapi Liverpool dan berusaha maksimal untuk meraih kemenangan.

Hal yang sama tetap akan dilakukan oleh Inter Milan untuk memberikan permainan terbaiknya di Liga Champions musim ini.

Baca juga: Update Transfer Milan: Chelsea Sangat Tertarik Datangkan Rafael Leao, AC Milan Hadapi Masalah Ini

“Kami adalah Inter. Kami juga menghadapi tugas melawan Liverpool musim lalu, kami harus berada di puncak performa kami. Liga Champions adalah kompetisi sulit dan lawan yang terbaik di dunia,” kata Zanetti.

Namun Inter Milan pernah punya catatan apik ketika di bawah besutan Jose Mourinho pada UCL 2010 lalu.

Mereka sukses menyingkirkan Barcelona dan Bayern Munchen sekaligus berhasil meraih trofi Liga Champions dan treble winners.

 “Ini adalah kenangan indah yang kembali kepada saya juga, namun sepak bola telah berubah. Kami harus berada dipuncak performa kami untuk menghadapi tim lain ,” kata Zanetti sembari tersenyum.

Pada Liga Champions musim lalu, langkah Inter Milan terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Liverpool 2-0 di Giuseppe Meazza dan 1-0 di Anfield.

Baca juga: Hasil Drawing Liga Champions: Chelsea Rival Berat AC Milan & Peta Persaingan Grup E Liga Champions

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved