Berita Gianyar
Bertambah, Satu Lagi Korban Kompor Mayat Meledak di Gianyar Meninggal
Setelah mendapat perawatan intensif di RSUP Sanglah selama sepekan, I Kadek Dwi Putra Jaya, salah satu korban kompor mayat meledak di Blahbatuh meng
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Setelah mendapat perawatan intensif di RSUP Sanglah selama sepekan, I Kadek Dwi Putra Jaya, salah satu korban kompor mayat meledak saat upacara ngaben di Desa Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Bali meninggal dunia dalam perawatan, Sabtu 27 Agustus 2022 malam.
Rencananya jenazah korban akan langsung dikremasi atau aben. Namun pihak keluarga masih meminta petunjuk ke griya.
Berdasarkan catatan Tribun Bali, Dwi Putra dalam kejadian merupakan salah satu dari tiga petugas kompor mayat asal Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring.
Baca juga: OLAH TKP Kompor Mayat Meledak di Blahbatuh, Tabung Minyak Terlempar Hingga 32 Meter
Dua lainnya adalah Bagus Oscar yang juga telah meninggal dunia. Satunya lagi I Ketut Adi Wiranata yang masih dalam perawatan.
I Nyoman Regig selaku orangtua Kadek Dwi mengatakan, dalam perawatan anaknya mengalami luka bakar di bawah 50 persen. Namun kondisinya cukup parah, lantaran perban melekat di bagian tubuh atas hingga kepala.
Dalam perawatan di ICU, anaknya selalu merintih kepanasan meskipun suhu ruangan sangat dingin.
Regig mengungkapkan, saat kejadian, sejatinya anaknya mendapatkan tugas membakar sawa di kelompok lain atau bukan di sawa yang kompornya meledak.
"Saat itu pekerjaan anak saya sudah selesai. Lalu dia ke sawa yang dibakar Oscar bersama Ketut Wiranata, tujuannya untuk membantu agar cepat selesai," ungkap Regig.
Baca juga: 4 KORBAN Kompor Mayat Meledak Segera Dioperasi, Simak Penjelasan Dokter Bedah Plastik
Sama seperti Oscar, pekerjaan membakar mayat ini merupakan kerja sampingan mereka. Kadek Dwi sendiri kesehariannya bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL), tepatnya sopir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu.
Paman korban, I Made Rai Ridartha mengatakan, pihak keluarga mendapatian informasi tersebut Sabtu sekitar pukul 23.00 Wita. Rencananya, jenazah akan dikremasi. Namun masih menunggu petunjuk dari griya.
"Rencana dikremasi, hari ini masih nunasang galah di griya," ujarnya. (*)
Berita lainnya di Kompor Meledak di Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/I-Kadek-Dwi-Putra-Jaya-12.jpg)