Berita Karangasem

Gelombang Tinggi, Nelayan di Karangasem Tak Melaut Dua Pekan

Angin kencang dan gelombang tinggi di Perairan Kab. Karangasem mengakibatkan sebagian besar nelayan tak melaut, Senin 5 September 2022 pagi.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Putu Supartika
Gelombang tinggi di Pantai Padanggalak Kesiman Denpasar, Bali, Minggu 17 Juli 2022. 

AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - Angin kencang dan gelombang tinggi di Perairan Kab. Karangasem mengakibatkan sebagian besar nelayan tak melaut, Senin 5 September 2022 pagi.

Kondisi ini terjadi sejak 2 minggu terakhir.

Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2 meter, & ombak cukup keras

Romi, nelayn asal Br. Dinas Ujung Pesisi, Tumbu, Kecamatan Karangasem, mengungkapkan, hampir semua nelayan di Ujung Pesisi tidak melaut. Peemicunya karena cuaca di tengah laut tak bersahabat.

Angin bertiup cukup cepat, sehingga berpengaruh ke gelombang dan ombak di Pesisir Pantai.

"Sudah hampir 2 minggu tak turun melaut. Gelombang di tengah laut masih tinggi. Nelayan khawatir turun. Seekarang menunggu cuaca kembali membaik dan normal lagi," ungkap Romi.

Nelayan tak berani memastikan sampai kapan libur melaut.

Mengingat cuacaanya belum bersahabat. Untuk sementara nelayan memilih beeristirahat sembari memperbaiki peralatan melautnya.

Ada juga yang beralih profesi sementara. Jadi buruh buat kapal, bangunan, buruh warung, serta beertani.

Selain karena cuaca, minimnya hasil tangkapan jadi pemicu sebagian nelayan tak turun laut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved