Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Persija Jakarta

Karier Thomas Doll, Sempat Melatih Borrusia Dortmund, Kini Persija Jakarta

Pelatih Persija Jakarta ini bahkan menceritakan pengalamannya selama berkarir di dunia Sepak Bola.

Tayang:
Editor: Ahmad Firizqi Irwan
dok ist/Persija
Pelatih Thomas Doll mengawasi latihan para pemain Macan Kemayoran ketika berlatih di Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Sabtu 27 Agustus 2022. Duel bigmatch di pekan ketujuh Liga 1 2022/2023 menyuguhkan pertemuan antara Arema FC vs Persija Jakarta pada Minggu 28 Agustus 2022 malam ini. 

“Menurut saya kehidupan pemain sepak bola di akhir tahun 80-an dan 90-an lebih berat dari sekarang. Saya harus terpisah jauh dari istri dan anak.”

“Dalam beberapa minggu saya pernah hanya dua hari berada di rumah dan sisanya saya mengikuti TC (training camp) bersama klub,” ucap Thomas Doll, seperti dikutip dari laman Persija Jakarta.

“Saya pun melakukan hal yang sama saat persiapan Olimpiade bersama Jerman Timur ataupun Piala Eropa 1992 setelah Jerman sudah melakukan reunifikasi,” lanjut mantan pemain Hamburg SV dan SS Lazio itu.

 

Kerja keras Thomas jauh dari keluarganya memang membuahkan hasil. Salah satunya dia berhasil membawa Jerman ke final Piala Eropa 1992.

Kendati Jerman harus kalah oleh Denmark pada saat itu, Thomas merasa mempunyai kebanggaan tersendiri.

“Tapi perlu dikatakan memang kerja keras saya terbayar. Selain kemampuan bermain yang meningkat, saya sangat bangga bisa bermain dengan Timnas Jerman. Saya pun sempat bermain di beberapa klub besar Jerman sepanjang karier saya,” ujarnya melanjutkan.

Baca juga: Mantan Pemain Persija Jakarta Akhirnya Bermain di Serbia

Thomas Doll berhasil meraih dua gelar DDR-Oberliga (Divisi tertinggi Jerman Timur) pada musim 1986-1987 dan 1987-1988 secara beruntun dan Piala DDR pada musim 1987-1988 dan 1988-1989 juga secara beruntun.

Ia pun pernah bermain di klub besar Eropa seperti Hamburg SV dan SS Lazio.

Namun dirinya sempat memiliki masa yang berat sebagai pemain.

 

“Di antara pengalaman saya sebagai pesepak bola profesional, mungkin Entracht Frankfut menjadi klub yang kurang berkesan bagi saya. Pada saat itu saya sering mengalami cedera sehingga hanya mendapat waktu bermain yang sedikit,” tutur Thomas.

Kini, dia mengaku kehidupannya sebagai pelatih Persija Jakarta bisa membuatnya lebih dekat dengan keluarga.

Karena seperti yang diketahui, istri dan anaknya yang berumur sepuluh bulan ikut menetap bersama Thomas di Jakarta.

 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved