Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

Patung Bung Karno Dipindah Malam Hari, Truk Terbuka Angkut Bobot Sekitar 4,5 Ton

Sudah tiga hari pengerjaan relokasi Patung Bung Karno dilakukan. Tenaga ahli dari SNN (Studio Nyoman Nuarta), sebagai pekerjanya. Besok malam, pat

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Marianus Seran
Tribun Bali
Pengerjaan pemotongan bagian bahu sekitar 20 centimeter untuk mengangkat patung dan dipindah ke Taman Bung Karno, Rabu 7 September 2022. (TB/Ardhiangga Ismayana). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Sudah tiga hari pengerjaan relokasi Patung Bung Karno dilakukan. Tenaga ahli dari SNN (Studio Nyoman Nuarta), sebagai pekerjanya.

Besok malam, patung sang proklamator bangsa Indonesia itu akan dipindah.

Informasinya pukul 22.00 Wita hingga 23.00 Wita, Kamis 8 September 2022.

Pengawas SNN (Studio Nyoman Nuarta) sekaligus relokasi Patung Bung Karno, Wayan Sugiardana mengatakan hal tersebut.

Bahwa pemindahan itu baru bisa dilakukan esok hari dikarenakan persoalan ijin.

Dan dilangsungkan malam hari. Hal itu dilakukan malam, untuk menghindari kemacetan, karena bobot dan besaran patung.

Nantinya akan menggunakan truk tronton terbuka, dan patung akan ditidurkan dalam pengangkutan.

“Perkiraaan jam 10 atau jam 11 malam. Karena ijinnya dapat jam segitu,” ucapnya ketika ditemui di lapangan, Rabu 7 September 2022.

 

Baca juga:  Puluhan Nama Tenaga Honorer Dicatut Parpol Saat Pemberkasan PPPK, Takut Gagal Jadi Pegawai Negeri


Yan Duk sapaan akrabnya, mengaku bahwa pemotongan parung dalam skala besar tidak dilakukan. Hanya sekelumit saja di bagian bahu patung. Sekira 20 centimeter.

Dan juga memisahkan antara tatan bawah dengan patung. Pemotongan pas dibatas bentuk kain yang menjuntai di bawah kursi patung.

“Jadi pas bentuk kain itu dipotong. Nah kalau bahu hanya pas bagian kulit dipotong sekitar 20 centimeter supaya bisa dipasang tali untuk mengangkat,” ungkapnya.

Ia menerangkan, nantinya pihaknya awalnya hendak memotong beberapa bagian patung.

Misalnya untuk bagian tangan yang menunjuk.

Namun, melihat kondisi jalan yang bisa dilalui maka diurungkan. Patung masih bisa lewat meski banyak kabel listrik. Sedangkan tatan yang di bawah patung tidak dibawa.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved