Aipda Rudi Suryanto Dipecat dengan Tidak Hormat dalam Kasus Penembakan Aipda Ahmad Karnaen

Aipda Rudi Suryanto Dipecat dengan Tidak Hormat dalam Kasus Penembakan Aipda Ahmad Karnaen

TRIBUN-BALI.COM, BANDAR LAMPUNG -Pelaku penembakan terhadap Aipda Ahmad Karnaen, Aipda Rudi Suryanto akhirnya mendapat sanksi pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) oleh Polda Lampung.

Pemberhentian Aipda Rudi Suryanto diputuskan melalui sidang kode etik atas kasus penembakan terhadap Aipda Ahmad Karnaen.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

"Jadi hasil sidang kode etik Polda Lampung memberikan sanksi PTDH, dalam waktu 4 hari sudah kita tuntaskan kasus tersebut," kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat diwawancarai Tribun Lampung, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Bripka RR Tak Tahu Rencana Pembunuhan Brigadir J, Tolak Perintah Ferdy Sambo Secara Langsung

Aipda Rudi Suryanto telah menjalani sidang kode etik di Polres Lampung Tengah dipimpin Kabid Propam Polda Lampung Kombes Pol M Syarhan.

Dalam siang kode etik pada Kamis (8/9/2022) lalu dihadirkan 17 orang saksi.

Sidang kode etik Polri memakan waktu sekitar 14 jam dimulai dari pukul 10.00 WIB sampai dini hari.

Sesuai dengan dengan peraturan Polri nomor 7 tahun 2022, sudah ada 28 saksi yang diperiksa secara maraton.

Pada pelaksanan persidangan, Aipda Rudi Suryanto didampingi oleh sidang pembela Kompol Zulkarnain.

Pelanggar telah terbukti melakukan pelanggaran sesuai dengan Pasal 13 ayat (1) peraturan pemerintah RI No.1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Polri, Pasal 5 ayat (1) huruf b Perpol No.7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Profesi Polri.

Baca juga: Bripka RR Tak Terima Jadi Pelaku Pembunuhan Berencana Brigadir J, Siap Susul Bharada E Jadi JC

Lalu Pasal 8 huruf c Perpol No.7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Dan Pasal 13 huruf m Perpol No.7 Tahun 2022 Tentang Kode Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Saat ditanya apakah Aipda Rudi Suryanto akan mengajukan banding, dia mengatakan pelaku menerima keputusan tersebut.

Setelah itu Polda  Lampung akan melakukan prosesi PTDH tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved