Liga Italia

Kabar Kurang Sedap I Nerazzurri, Tekanan ke Suning Group untuk Menjual Inter Milan Menguat

Kabar kurang sedap kembali menghampiri klub elit Serie A Liga Italia, Inter Milan.

Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ady Sucipto
MIGUEL MEDINA / AFP
Markas Inter Milan 

TRIBUN-BALI.COM, ITALIA – Kabar kurang sedap kembali menghampiri klub elit Serie A Liga Italia, Inter Milan.

Dilansir Tribun Bali via Football Italia, Sabtu 10 September 2022, I Nerazzurri dirumorkan soal laporan bahwa pihak Suning Group ingin menjual Inter Milan kembali menguat.

Musababnya, pihak Suning Group yang menguasai saham Inter Milan dilaporkan bakal kesulitan membayar pinjaman senilai 275 juta euro dari Oaktree dalam waktu 20 bulan.

Baca juga: Kata Calhanoglu Soal Kekalahan Inter di Markas AC Milan, Sebut Menyakitkan & Tak Mau Bicara Itu Lagi

Baca juga: Loyalitas dan Cintanya ke AC Milan Menuai Karma Baik, Tonali Dapat Kontrak Baru Plus Gaji Wah Ini

Baca juga: Sesal AC Milan & Tottenham, Tiba dengan Harga Murah Khvicha Kvaratskhelia Makin Mengerikan di Napoli

Melansir laporan Surat kabar Libero baru-baru ini, bahwa bos Inter Milan telah memberi mandat kepada Goldman Sachs untuk menemukan pembeli baru.

Namun Il Sole 24 Ore, yang setara dengan Financial Times Italia membeberkan soal rincian lebih lanjut.

Diungkapkan sumber, hubungan Goldman Sachs masih sama seperti dua tahun lalu, ketika Suning Group hampir saja menjual Inter Milan ke BC Partners.

Namun persoalannya saat ini mereka tidak punya banyak cukup waktu dan hanya memiliki 20 bulan tersisa sebelum jatuh tempo membayar kembali pinjaman senilai 275 juta euro dari perusahaan investasi AS, Oaktree.

Pinjaman besar Suning tersebut diketahui memiliki bunga 12 persen.

Selain itu, Suning Group juga haru membayar kembali obligasi senilai lebih dari 400 juta euro dengan bunga 6,75 persen.

Suning Group tengah dalam situasi tidak baik-baik saja, mengingat Inter Milan sedang merugi, sementara bisnis di China juga belum pulih sepenuhnya sejak pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, Suning mau tidak mau harus menjual Inter Milan pada 2024 atau mengambil risiko yang akan bernasib sama dengan Yonghong Li dengan AC Milan.

Ya, Yonghong Li gagal membayar pinjaman dan Manajemen Elliott secara efektif akhirnya mengambil alih klub Serie A tersebut.

Baca juga: Pasca Kekalahan Melawan AC Milan, Pelatih Inter Milan Mulai Mendapat Peringatan

Jadwal Liga Italia 

Sementara itu, jadwal Liga Italia pekan ini kembali menyajikan pertandingan menarik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved