Breaking News:

Bali United

Sosok Pria Terbaik, Brwa Nouri Puji Mantan Pelatihnya Graham Potter

Nouri dan Potter memang terkenal sangat dekat kala masih bersama-sama di Östersund FK.

Kolase Twitter @ChelseaFC dan Bali United
Graham Potter dan Brwa Nouri - Sosok Pria Terbaik, Brwa Nouri Puji Mantan Pelatihnya Graham Potter 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam beberapa waktu belakangan, nama Graham Potter tengah ramai dibicarakan oleh publik pecinta sepak bola di seluruh dunia.

Bagaimana tidak, pelatih asal Inggris itu sempat membuat publik terkesima akan racikan strateginya yang mampu mengubah tim Brighton and Hove Albion menjadi kuda hitam di Premier League musim ini.

Dengan bermodalkan skuat yang notabene tidak dihuni oleh pemain bintang, Potter mampu memoles tim asal selatan Inggris itu menjadi berbahaya.

Lewis Dunk dan kolega sampai pekan keenam Premier League berhasil bercokol di posisi keempat klasemen sementara.

Baca juga: Brwa Nouri Ungkap Kisah 4 Tahun Bersama Pelatih Baru Chelsea Graham Potter Sebelum ke Bali United

Performa impresif empat kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan membuat Brighton mengoleksi total 13 poin.

Hal tersebut membuat Brighton untuk sementara duduk nyaman di atas Manchester United di peringkat kelima dan tengah memburu posisi Arsenal di puncak klasemen dengan margin dua angka saja.

Brighton and Hove Albion yang sejatinya adalah tim kecil disulap oleh Graham Potter menjadi ancaman nyata.

Tim besar macam Manchester United sudah pernah dikalahkan 1-2 (7 Agustus) dan bahkan, terbaru Leicester City harus kalah telak 2-5 pada 4 September lalu.

Walaupun memiliki skuat terbatas, tetapi Potter mampu memanfaatkan sumber daya yang ada dengan maksimal.

Ia dengan cerdik memaksimalkan potensi para pemain mudanya untuk menampilkan permainan menyerang dan atraktif di setiap laga.

Maka dari itu, ia pun kini resmi direkrut menjadi pelatih baru dari tim top, Chelsea.

Potter datang untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Thomas Tuchel.

Capaian tersebut tentu sangat membanggakan bagi Potter.

Sebab, selama berkarier sebagai pelatih, ia lebih banyak mengabdi untuk tim kecil seperti Swansea City (2018-2019) dan Östersund FK (2011-2018).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved