Berita Denpasar

Diduga Terlibat Edarkan Sabu di Wilayah Kuta, Sudeni Terancam 20 Tahun Penjara

Sudeni (27) kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum.

Penulis: Putu Candra | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sudeni (27) kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum.

Pria kelahiran Jember, Jawa 7 Juli 1994 ini didudukan sebagai terdakwa karena diduga terlibat peredaran narkotik jenis sabu di wilayah Kuta, Badung.

Sudeni telah menjalani sidang dakwaan secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 15 September 2022.

Ilustrasi Narkoba
Ilustrasi Narkoba (Tribun Bali/Dwi S)

Atas dakwaan yang dipasang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ida Bagus Putu Swadharma Diputra, terdakwa Sudeni terancam pidana penjara selama 20 tahun.

"Dakwaan pertama, perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik," jelasnya.

Atau dakwaan kedua, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Terhadap dakwaan JPU, terdakwa didampingi tim penasihat hukum dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar tidak mengajukan eksepsi (keberatan).

"Terdakwa tidak mengajukan keberatan, majelis hakim," ucap Gusti Agung Prami Paramita selaku penasihat hukum.

Dengan tidak diajukannya eksepsi, sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembuktian. Majelis hakim pun memerintahkan JPU menhadirkan para saksi untuk diperiksa keterangan di persidangan.

Sementara itu, diungkap dalam surat dakwaan JPU, terdakwa Sudeni ditangkap di berdasarkan informasi masyarakat yang diperoleh pihak kepolisian Polresta Denpasar.

Disebutkan dalam informasi itu, bahwa di kawasan Seminyak, Kuta, Badung kerap dijadikan tempat transaksi narkoba

Berbekal informasi itu, petugas kepolisian melakukan penyelidikan di kawasan tersebut. Saat melakukan penyelidikan, petugas kepolisian terpantau terdakwa datang dengan gerak-gerik mencurigakan.

Petugas kepolisian pun langsung mengamankan terdakwa. Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa. Dan benar saja dari tangan terdakwa, petugas kepolisian mengamankan dua plastik klip berisi sabu dengan berat total berat bersih 175,33 gram.

Ketika diinterogasi, terdakwa mengaku bahwa dua paket sabu itu didapat dari Reno (buron). Terdakwa mengungkapkan hanya berkomunikasi dengan Reno melalui WhatsApp (WA). Terdakwa hanya bertugas mengambil, memindahkan atau menyerahkan paket sabu itu ke seseorang atas perintah Reno.

Atas penemuan barang bukti tersebut, terdakwa dan barang bukti dibawa ke Polresta Denpasar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. CAN

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved