Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Biasakan Daur Ulang Sampah Sejak Dini, Anak PAUD di Denpasar Diajak Lomba Mewarnai Botol Plastik 

Biasakan Daur Ulang Sampah Sejak Dini, Anak PAUD di Denpasar Diajak Lomba Mewarnai Botol Plastik 

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Putu Supartika
Lomba melukis botol plastik anak PAUD di Kota Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Anak-anak PAUD di Denpasar dibiasakan melakukan daur ulang sejak usia dini lewat lomba mewarnai botol plastik.

Kegiatan ini digelar dalam ajang Gebyar PAUD Kota Denpasar 2026 di Taman Kota Lumintang, Denpasar, Kamis 23 April 2026. 

Panitia lomba, Nanik Rahayu, menjelaskan, kegiatan ini secara khusus mengangkat tema pengelolaan sampah plastik agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. 

Seluruh bahan utama berupa botol plastik bekas disiapkan panitia, sebagai bentuk edukasi langsung bahwa limbah dapat diolah menjadi produk kreatif.

Baca juga: Polres Gianyar Bali Perketat Pengamanan Perbankan, Anggota Dilengkapi Revolver

"Bahannya sudah kami siapkan dari botol bekas yang dikumpulkan sebelumnya. Harapannya, anak-anak bisa belajar bahwa sampah plastik bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai," katanya.

Peserta diberikan kebebasan berkreasi dengan tambahan bahan seperti cat pewarna, plastik hias, dan perlengkapan lain yang sebagian dibawa oleh orang tua.

Baca juga: Curanmor, ZA Bawa Kabur Mobil Pick Up Di Bali, Digadai Untuk Bekal Di Kampung Halaman

Pendekatan ini juga mendorong kolaborasi antara anak dan orang tua dalam menciptakan karya.


Setiap kecamatan mengirimkan 10 peserta, sehingga total terdapat sekitar 40 peserta yang terdiri dari anak dan pendamping orang tua. 


Mereka merupakan perwakilan dari gugus PAUD yang sebelumnya telah melalui seleksi di tingkat wilayah.


Salah satu peserta, Ayu Rai Dwi Antini bersama anaknya Komang Adistya Kara Maharani tampak antusias mengikuti lomba. 


Ayu Rai mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PAUD yang dilombakan pada tingkat kecamatan, dengan penilaian tidak hanya pada hasil akhir, tetapi juga proses kreativitas.


Dirinya menyebut jika kolaborasi antara ia dan anaknya mengantarkannya meraih 10 besar dalam porseni kecamatan yang diikutkan dalam Gebyar PAUD Kota Denpasar 2026. 


"Sebagai orang tua, kami sangat antusias dengan kegiatan ini karena bisa memberikan edukasi dan mengembangkan kreativitas anak-anak," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved