Bali United

The Resistance Ungkap Sejarah Dibalik Anthem RASA BANGGA Bali United, Diciptakan Eks Vokalis

band yang digawangi 5 pemuda Bali ini memberikan karya besar lagu berjudul “Rasa Bangga” ini kepada manajemen Bali United tanpa kompensasi

Istimewa
Band The Resistance, pencipta anthem Rasa Bangga untuk Bali United 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Lagu Rasa Bangga menjadi anthem resmi Bali United yang selalu dinyanyikan untuk menjadi spirit dari supporter sebagai “Pemain Keduabelas” kepada klub sepak bola yang dibanggakan, tak lain tak bukan adalah Bali United.

Menariknya, grup band yang digawangi 5 pemuda Bali ini memberikan karya besar lagu berjudul “ Rasa Bangga” ini kepada manajemen Bali United tanpa kompensasi dan embel-embel apapun,.

Hanya satu rasa yang tak ternilai dengan materi, yakni sebuah rasa kebanggan terhadap Serdadu Tridatu.

Baca juga: Persis Solo Sukses Beri Kejutan Kepada Bali United, Rasiman Antisipasi Pola Serangan ala Coach Teco

Dalam acara nonton bareng pertandingan Persis Solo versus Bali United di Puri Liang Coffee Jalan Tukad Balian Denpasar, Bali, Kamis 15 September 2022 malam, Personel The Resistance Bali, Arif menceritakan sejarah dibalik pembuatan lagu tersebut. 

Ia menuturkan lagu yang kini menjadi anthem tersebut ditulis oleh Firman, mantan vokalis yang merupakan supporter Bali United.

Arif berpesan sebagaimana filosofi lagu Rasa Bangga, bahwa selama masih bernapas semeton Bali agar tidak ragu-ragu untuk mendukung Bali United.

“Saat itu mantan vokalis kami, Firman memang supporter dia aktif nribun, dari dalam stadion akhirnya tercipta lagu Rasa Bangga,"

"Firman ngasih lirik itu ke saya untuk diaransemen, dari lirik dan judulnya saya melihat ini suatu yang besar dan dalam, lalu kami garap musiknya,"

"Kami terus berlatih menemukan kunci yang pas agar lagu ini menjadi lagu yang simple, sederhana mudah diterima dan diingat pendengar tapi ngena di otak, memiliki makna yang dalam. Rasa Bangga adalah semngat buat mereka yang kalian banggakan,” ungkapnya.

Grup Band dengan 5 personel, Wawan di posisi bass, Arif di melodi, Dayat di drum, Etack di ritem dan Ari alias Ayik mengisi posisi vokalis baru menggantikan Firman kini menuai bangga yang tak terhingga dari lagu Rasa Bangga yang kini booming menjadi anthem Bali United.

Lagu tersebut diperkenalkan di tribun medio tahun 2017.

Sang Vokalis, Ayik menyampaikan, lagu Rasa Bangga menjadi sebuah dedikasi.

The Resistance mencurahkan seluruh energinya untuk Bali United.

“Lagu ini diciptakan untuk membawa sesuatu yang besar, banggakanlah apa yang seharusnya anda banggakan, baik itu sepak bola, diri kita, keluarga, segala apa yang kita punya, saya sebagai vokalis baru merasa terhormat menyanyika lagu ini. Ketika kami beberapa bulan lalu di Lombok, mereka juga hafal, lagu ini sudah ke mana-mana, mereka tahu rasa bangga anthem Bali United, saya yang notabene orang Surabaya juga sangat bangga menyanyikan Rasa Bangga untuk Bali United,” paparnya

“Beberapa minggu yang lalu saya di Surabaya menyaksikan laga Bali United melawan Persebaya, Persebaya kalah, di situ ada kejujuran, saya minum air bali, menghirup udara di Bali, saya bangga Bali United menang tapi saya juga malu Persebaya kalah, saya nyanyi Rasa Bangga di tengah orang Surabaya, bagi saya sebenarnya supporter itu united, untuk memajukan sepak bola Indonesia, sepak bola tanpa supporter akan hampa dan lagu Rasa Bangga ini lagu yang penuh emosional kebanggaan terhadap Bali,” jabar Ayik

Pemain bass, Wawan menjelaskan bahwa proses penggarapan lagu Rasa Bangga yang tercipta untuk memberikan inspirasi bagi setiap insapn manusia ini melalui berbagai tahap dan rembugan antar personel hingga pada akhirnya diperkenalkan kepada supporter dan menjadi anthem Bali United.

“Kami sangat memikirkan aransemen seperti apa, liriknya ini dalam banget, resistance, bagaimana kami melihat dan meresapi lagu ini baru bisa mengaransemen, setiap kata setiap kalimat yang dibuat Firman membuat kami benar-benar berpikir, ini lagu harus simple mudah diingat, kami mulai menggarap itu, berembug, sering latihan lalu mendapat aransemen yang mengalir, aransemen yang penuh semangat,” ujar dia.

Salah satu supporter Bali United, Tude mengaku merinding setiap kali menyanyikan anthem Rasa Bangga di dalam stadion. Lagu Rasa Bangga menjadi “Ruh” bagi supporter dan pemain Bali United.

“Kami sebagai supporter tentu bangga terhadap teman-teman The Resistance, saya baru pertama kali bertemu langsung dengan pemuda hebat yang mendedikasikan karyanya untuk Bali, tidak semua band membuat sebuah karya yang buat merinding, saya setiap menyanyikan badan saya merinding, Bali United bukan sekedar klub bola tapi tumpahan jati diri sebagai putra Bali, kebanggan Pulau Dewata, saya berharap jangan berhenti di sini, karya tulus dari hati, saya menunggu karya yang lebih menggelegar, saya turut berbangga,” ungkap Tude. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved