Berita Denpasar

Edarkan Sabu dan Ekstasi di Bali, Perempuan Asal Karawang ini Terancam 20 Tahun Penjara

Edarkan Sabu dan Ekstasi di Bali, Perempuan Asal Karawang ini Terancam 20 Tahun Penjara

Penulis: Putu Candra | Editor: Marianus Seran
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi Sabu - PNS Bawa Sabu Diberhentikan Sementara, DPRD Minta Pemkab Gianyar Tes Urine Pegawainya 

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Renita (27) terancam pidana penjara selama 20 tahun, karena diduga terlibat peredaran narkotik golongan I.

Ia ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 47,99 gram netto dan 320 butir ekstasi.

Perempuan Kelahiran Karawang, Jawa Barat ini pun telah menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 


"Kami memasang dakwaan alternatif. Terdakwa didampingi penasihat hukumnya tidak mengajukan eksepsi (keberatan)," jelas Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gusti Lanang Suyadnyana, Kamis, 22 September 2022


Dengan tidak diajukan eksepsi, sidang akan dilanjutkan dengan agenda pembuktian.

Baca juga: Tak Temukan Jalan Damai, Kasus Pencabutan Penjor Galungan Dilimpahkan ke Kejaksaan Gianyar

Yakni memeriksa keterangan para saksi yang dihadirkan JPU. Sidang pun akan kembali digelar pekan depan secara daring. 


Dalam dakwaan, perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Atau Kedua, Pasal 112 ayat (2)  Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. Dari kedua pasalnya, Renita terancam pidana penjara maksimal 20 tahun. 


Sementara itu, diungkap dalam surat dakwaan JPU, terdakwa Renita ditangkap oleh tim Satresnarkoba Polresta Denpasar di kos, Jalan Pulau Bungin, Pemogan, Denpasar Selatan, Jumat, 10 Juni 2022 pukul 23.00 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved