Berita Bangli

ANJING LIAR Gigit Delapan Warga di Banjar Selat Tengah, Simak Beritanya Berikut Ini 

Sejumlah warga asal Desa Selat, Kecamatan Susut, digigit anjing liar.Pasca kejadian tersebut, warga telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas.

Antara
Ilustrasi - Sejumlah warga asal Desa Selat, Kecamatan Susut, digigit anjing liar. Pasca kejadian tersebut, warga telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gigitan anjing liar. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah warga asal Desa Selat, Kecamatan Susut, digigit anjing liar.

Pasca kejadian tersebut, warga telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gigitan anjing liar.

Kasus ini terjadi di wilayah Banjar Selat Tengah, Desa Selat, Kecamatan Susut.

Sudarma mengungkapkan, peristiwa gigitan anjing liar terjadi dua kali.

Yakni pada hari Minggu (25/9/2022) dan Senin (26/9/2022).

"Itu anjing yang sama yang menggigit.

Awalnya cuma tiga orang, tapi di hari Seninnya dia menggigit lagi lima orang.

Korbannya berusia 26 tahun hingga 75 tahun," ungkapnya, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: KASUS Positif Rabies Jembrana Menurun Drastis, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Baca juga: Jembrana Catat 160 Kasus Rabies, Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat dari Tahun Lalu

Ilustrasi - Sejumlah warga asal Desa Selat, Kecamatan Susut, digigit anjing liar.

Pasca kejadian tersebut, warga telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gigitan anjing liar.
Ilustrasi - Sejumlah warga asal Desa Selat, Kecamatan Susut, digigit anjing liar. Pasca kejadian tersebut, warga telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gigitan anjing liar. (Antara)

Sudarma mengatakan, seluruh korban gigitan anjing telah dibawa ke Puskesmas Susut I dan RSU Bangli untuk mendapat perawatan medis.

Penangan sudah dilakukan sesuai protap, baik mencuci luka hingga pemberian Vaksin Anti Rabies ( VAR).

"Dari delapan korban, ada satu korban yang tidak mengalami luka, karena saat digigit dia menggunakan sepatu.

Meski demikian, kami tetap berikan VAR," ucapnya.

Sementara terhadap anjing liar yang menggigit warga, Sudarma menyebut Dinas PKP telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) pada hari Senin (26/9/2022) serta pengambilan sampel otak anjing.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved