Berita Bangli

Delapan Warga di Banjar Selat Tengah Digigit Anjing Liar

Delapan Warga di Banjar Selat Tengah Digigit Anjing Lia Pasca kejadian tersebut, warga telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapat

TRIBUN BALI/RATU AYU DESIANI
Petugas saat mengeliminasi anjing liar di Banjar Dinas Ambengan, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng pada Jumat (1/3/2019). Eliminasi ini dilakukan sebagai upaya pemerintah menekan kasus rabies 

 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah warga asal Desa Selat, Kecamatan Susut digigit anjing liar.

Pasca kejadian tersebut, warga telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. 


Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma saat dikonfirmasi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi dua kali.

Yakni pada hari Minggu (25/9/2022) dan Senin (26/9/2022).

Baca juga: Petani di Klungkung Harus Tunjukan Surat Keterangan untuk Beli Solar

"Itu anjing yang sama yang menggigit.

Awalnya cuma tiga orang, tapi di hari Seninnya dia menggigit lagi lima orang.

Korbannya berusia 26 tahun hingga 75 tahun," ungkapnya, Selasa (27/9/2022).


Sudarma mengatakan, seluruh korban gigitan anjing telah dibawa ke Puskesmas Susut I dan RSU Bangli untuk mendapat perawatan medis.

Penanganan sudah sesuai protap, baik mencuci luka hingga pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR).

"Dari delapan korban ada satu korban yang tidak mengalami luka, karena saat digigit dia menggunakan sepatu. Meski demikian, kami tetap berikan VAR," ucapnya.


Sementara terhadap anjing liar yang menggigit warga, Sudarma menyebut Dinas PKP telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE).

Baca juga: Hari Pertama Dibuka Setelah Lockdown, Kurang dari 50 Persen Pedagang Jualan di Pasar Hewan Kayuambua

Berdasarkan hasil sample otak yang dikirim ke BBVer Denpasar, diketahui anjing tersebut positif rabies. 


Sudarma menambahkan, setelah diketahui positif rabies pemberian VAR akan dilanjutkan pada hari ke tujuh dan hari ke 21.

Selain pemberian VAR untuk korban, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli untuk dilakukan vaksinasi rabies. (*) 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved