Sponsored Content

Tiga Dosen Gelar PKM di Desa Pancasari, Edukasi Petani Soal Pengelolaan Stroberi hingga Pembukuan

Tim Dosen dari Universitas PGRI Mahadewa Indonesia menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Pancasari

Istimewa
PKM dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Dosen dari Universitas PGRI Mahadewa Indonesia menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. 


Tim Dosen itu terdiri dari dua dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia yakni: Dr. Drs. I Wayan Suanda S.P., M.Si yang merupakan dosen di Prodi Pendidikan Biologi dan Dr. I Nyoman Sukendra, S.Pd., M.Si, M.Pd dari Prodi Pendidikan Matematika, serta Dr. I Made Kartika SE., M.MA. dari Fakultas Ekonomi Universitas Ngurah Rai Denpasar. 


Melalui PKM kali ini, tim dosen bersinergi bersama "Petani Muda Keren" yang bergerak di bidang Agro Edu Wisata Wiwanda.

PKM dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
PKM dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (Istimewa)


Diwawancarai Jumat 30 September 2022, Dr. Drs. I Wayan Suanda S.P. M.Si bersama tim menemukan persoalan terkait hasil pertanian yang masih banyak mengandung unsur kimia sintetis yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.


"Petani Muda Keren" ini ingin produk Sehat dan Ramah Lingkungan, yang populer disebut Produk Organik karena produk ini yang menjadi suguhan kepada wisatawan, dan ini adalah daya tarik wisata di daerah tersebut," ungkapnya.

PKM dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
PKM dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (Istimewa)


Dari hasil analisis situasi, Suanda menjelaskan Agro Wisata ini didominasi produk pertanian yaitu buah stroberi. Namun pengelola belum banyak mengetahui pola budi daya stroberi dan mengelola buah stroberi pascapanen yang efektif. Termasuk dalam mengelola lahan stroberi sebagai objek wisata, serta pengelolaan managemen.


Kunjungan di desa ini cukup beragam, dari domestik maupun internasional. Internasional ada dari Arab, Hongaria, Malaysia dan juga Eropa serta dari beberapa Instansi termasuk Anak-anak Sekolah (PT, SMK, SMA dan Pendidikan Dasar).


"Dari persoalan itu kami menawarkan sejumlah solusi untuk masing-masing masalah. Untuk budidaya Stroberi, kami berikan bibit stroberi unggul. Selain memberi bibit, kami lakukan upaya untuk memperbanyak bibit juga," terangnya.


Agar pengelolaan tetap organik, tim dosen dari Perguruan Tinggi berkolaborasi melakukan Pelatihan dan pendampingan terhadap petani membuat pupuk organik cair (POC) dan pupuk organik padat berbasis mirkoorganisme yaitu Trichoderma sp. dan Bacillus sp. 

PKM dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia 23
PKM dosen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia


Selain itu para petani dilatih membuat perstisida nabati, yang berbahan tumbuhan lokal yang mudah ditemukan. 


"Untuk pelatihan pemandu wisatawan, kami lakukan kepada masyarakat disana bersama beberapa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, salah satunya Unud. Ini menjadi kesempatan penelitian bagi mahasiswa Unud yang kebetulan juga menggelar magang," dan instansi lain juga, ungkapnya. 


Tim dosen juga melakukan edukasi dalam hal pembukuan, sehingga pengelola objek dan petani mengetahui laba dan rugi. "Sebagai edukasi, kami juga sedang menyusun buku informasi tentang tanaman stroberi di Pancasari," sambungnya. 


Dia menambahkan, PKM ini juga memberikan bantuan sarana untuk Proses Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat berbasis Trichoderma sp. dan Bacillus sp. juga bantuan sarana Pembuatan Pestisida Nabati (Hayati) beserta aplikasi Formulasi dan buku administrasi manajemen serta  pascapanen stroberi untuk barang oleh-oleh bagi pengunjung, packing dan kantong belanja berbahan kain untuk mengurangi produksi sampah di objek tersebut. 


Suanda menambahkan, melalui berbagai persoalan yang ada di Desa Pancasari ini, para dosen dapat melakukan penelitian dan mengimplementasikan segala kemampuannya sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) Antara Materi Perkuliahan yang diajarkan. 


Sedangkan bagi mahasiswa, hal ini menjadi salah satu implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved